Home » Posts tagged 'PGP'

Tag Archives: PGP

Archives

Categories

Kemdikbudristek Buka Pendaftaran PGP Angkatan 8, 9, dan 10 secara Serentak

Yogyakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) kembali membuka pendaftaran seleksi program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) bagi Calon Guru Penggerak (CGP) dan Calon Pengajar Praktik (CPP).

Seleksi untuk mengikuti program PGP dibuka secara serentak bagi angkatan 8, 9, dan 10 dengan sasaran sebanyak 484 kabupaten/kota untuk PGP regular. Pendaftaran untuk CPP dibuka dari tanggal 23 Agustus s.d 18 September 2022 sedangkan pendaftaran CGP dibuka mulai tanggal 1 s.d 30 September 2022.

Berdasarkan lini masa program PGP, pelaksanaan pendidikan ketiga angkatan ini akan dimulai tahun 2023, dimana untuk Angkatan 8 dijadwalkan mulai pendidikan tanggal 4 April 2023 dan berlangsung selama 6 bulan. Sementara untuk Angkatan 9 dan 10 akan diinformasikan lebih lanjut jadwal mulai pendidikannya.

Informasi secara lengkap mengenai syarat dan kriteria untuk pendaftaran seleksi bagi CGP dan CPP dapat dilihat di laman, https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/ . (RK)

BBGP DIY Laksanakan Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 6

Yogyakarta – Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Lokakarya Orientasi Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) secara daring, Sabtu (3/9/2022). Lokakarya diikuti oleh 38 Pengawas Sekolah, 16 Pengajar Praktik (PP), dan 112 Calon Guru Penggerak (CGP) beserta Kepala Sekolah masing-masing. Seluruh peserta berasal dari Kab. Gunungkidul.

Kepala BBGP DIY, Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.A., menyampaikan materi: Program PGP di Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 6, Sabtu (3/9/2022).

Lokakarya secara resmi dibuka oleh Kepala BBGP DIY, Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.A., dan sekaligus menyampaikan materi mengenai program PGP. Pada kesempatan tersebut, Adi Wijaya menyampaikan bahwa Calon Guru Penggerak (CGP) dalam program ini akan digembleng dan dibekali dengan berbagai hal dalam rangka untuk menyiapkan menjadi calon pemimpin pendidikan di masa depan.

” Pada program pelatihan di PGP ini nantinya guru mengedepankan coaching dan on the job training untuk memastikan teori yang didapat selama mengikuti program PGP ini bisa diterapkan atau ditransformasikan di dalam pembelajaran di kelas dan tentunya diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas belajar,” kata Adi.

Tujuan pelaksanaan lokakarya ini menurut Penanggung Jawab PGP sekaligus Koordinator Sub Pokja Implementasi dan Fasilitasi PGP, Yuliawanto, M.Si., yaitu agar CGP mengenal ekosistem belajar di program Guru Penggerak, memahami program pendidikan Guru Penggerak, mengidentifikasi posisi diri pada kompetensi Guru Penggerak, dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, serta memahami pentingnya membuat portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi.

Tangkapan layar peserta Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 6, Sabtu (3/9/2022).

Selanjutnya pada lokakarya tersebut juga mengundang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kab. Gunungkidul, Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M., dan Kepala Balai Pendidikan Menengah (Baldikmen) Kab. Gunungkidul, Dwi Agus Muchdiharto, S.H., M.A., sebagai narasumber yang memaparkan Kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kab/Kota yang mendukung pelaksanaan program PGP tersebut.

Dwi Agus dalam paparannya menyatakan agar CGP bisa menjadi peran utama dalam menggerakkan komunitas di wilayah masing-masing sekaligus menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah. Selain itu CGP diharapkan mampu membuka ruang diskusi positif antara guru dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas belajar.

”Hari ini kita mengikuti Lokakarya Orientasi sehingga bisa memberi dan menerima masukan dari berbagai narasumber yang mengikuti kegiatan ini. Baldikmen terus mendukung peserta agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa meninggalkan tugas wajibnya. Selain itu juga Baldikmen saat ini mengusahakan dana sharing dari APDB dalam pelaksanaan kegiatan guru penggerak,” ujarnya.

Senada dengan pernyataan tersebut diatas, Kepala Dindikpora Kab. Gunungkidul, Nunuk mengatakan Dinas Pendidikan terus mendorong guru di Kab. Gunungkidul agar mengikuti program PGP dengan baik dan berharap 112 CGP yang mengikuti program ini dapat lulus semua.

Pelaksanaan Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 6 yang berlangsung selama 1 hari ini terbagi dalam 3 sesi besar, yaitu sesi umum secara pleno, sesi bersama KS, PS/Perwakilan DInas, dan sesi khusus CGP. (RK)

Lokakarya 9 Tandai Berakhirnya Program PGP Angkatan 1

Yogyakarta – Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 1 yang telah berlangsung sejak bulan Oktober tahun lalu, telah berakhir ditandai dengan berlangsungnya pelaksanaan Lokakarya 9 tanggal 28 Agustus 2021. Pada lokakarya terakhir tersebut, tema yang diangkat adalah mengenai Kelulusan dan Rencana Keberlanjutan.

Pelaksanaan Lokakarya 9 PGP Angkatan 1 yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika terbagi menjadi dua, yaitu secara daring yang dilaksanakan untuk Kab. Kulonprogo, Kab. Tanggamus, dan Kota Palembang dan secara luring untuk Kota Padang, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap, Kab. Temanggung, dan Kab. Brebes. Dua moda pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi setempat terkait dengan situasi pandemi Covid-19.

Pelaksanaan Lokakarya 9 Program PGP Angkatan 1 di Kab. Kulon Progo secara daring, Sabtu (28/8/2021)

Selama pelaksanaan lokakarya 9 tersebut, Calon Guru Penggerak (CGP) didampingi Pengajar Praktek (PP) menjalankan beberapa agenda kegiatan lokakarya, yaitu:

1. Bercerita RTL yang dibuat serta faktor pendukung dan penghambatnya

2. Menyusun manajemen risiko dari RTL yang sudah dibuat

3. Membuat rencana perbaikan RTL

4. Pemilihan koordinator angkatan

5. Membuat komitmen bersama pasca program guru penggerak

6. Penutupan program

Dari agenda kegiatan tersebut menghasilkan 3 produk lokakarya 9 yaitu: dokumen perbaikan Rencana Tindak Lanjut dan manajemen risikonya, terpilihnya koordinator angkatan 1 Guru Penggerak, dan komitmen bersama setelah rangkaian program selesai. 

Dengan berakhirnya Program PGP Angkatan 1 ini, diharapkan program ini memberikan manfaat seperti yang diinginkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, diantaranya yaitu bergeraknya komunitas belajar secara berkelanjutan sebagai tempat diskusi dan simulasi agar guru dapat menerapkan pembelajaran aktif yang sesuai dengan potensi dan tahap perkembangan peserta didik. (RK)

CGP Pamerkan Panen Hasil Belajar di Lokakarya 7 PGP Angkatan 1

Yogyakarta – Pembukaan dan Pelaksanaan Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika tanggal 12 Agustus 2021 berlangsung dengan meriah. Pada Angkatan 1 ini ada 9 Kab/Kota yang menjadi mitra PPPPTK Matematika, yaitu: Kota Padang, Kota Palembang, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Kulon Progo, Kab. Banyumas, Kab. Brebes, Kab. Cilacap, dan Kab. Temanggung. 

Sesuai dengan tema Lokakarya 7, yaitu: Festival Panen Hasil Belajar, para Calon Guru Penggerak (CGP) memamerkan hasil dan aksi nyata yang telah didapatkan selama mengikuti Program PGP Angkatan 1 ini. Sebagian kab/kota kegiatan Lokakarya 7 masih berlangsung hingga tanggal 13 Agustus 2021.

“Lokakarya 7 ini menjadi arena untuk mempertontonkan aksi nyata yang dihasilkan oleh CGP dalam mengikuti kegiatan ini selama kurang lebih 8 bulan ini. Semoga dengan kegiatan ini akan memotivasi para CGP pada khususnya dan guru lain pada umumnya agar berani mengikuti kegiatan sejenis kedepannya.” Ujar Plt Kepala PPPPTK Matematika, Hari Suryanto, S.IP., MPA., dalam kesempatannya mengikuti Pembukaan Lokakarya 7 di Kab. Kulon Progo 

Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Program PGP Angkatan 1, diantaranya Pengajar Praktik, Fasilitator, dan tak lupa dukungan dari Pemangku Kebijakan di daerah. Beliau juga berharap agar pemerintah daerah memberikan ruang kepada para CGP untuk mengimplementasikan hasil yang didapat untuk memajukan pendidikan di daerah masing-masing. 

Pameran Panen Hasil Belajar oleh CGP menampilkan produk-produk diantaranya: analisis hasil evaluasi program yang dibuat di Lokakarya 6, analisis evaluasi program pelatihan CGP, praktik baik di lingkungan belajar sekolah, dan ide program selanjutnya.

Selama pameran berlangsung, para tamu berkeliling secara virtual untuk menyaksikan produk-produk yang dipamerkan dengan didampingi oleh pemandu teknis pameran. Tamu juga dapat menuliskan bantuan untuk ide program melalui link google form yang dibagikan setelah sesi kelas berbagi. Tak lupa disediakan doorprize dari PPPPTK Matematika sebagai kenang-kenangan kepada peserta yang beruntung. (RK)

Dirjen GTK Lakukan Refleksi Program PGP bersama CGP dan PP Angkatan 1 Kota Padang

Dirjen GTK, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., berdialog dengan CGP dan PP Angkatan 1 Kota Padang di LPMP Sumatera Barat, Kamis (17/6/2021).

Padang – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Dr. Iwan Syahril, Ph.D., mengunjungi Calon Guru Penggerak (CGP) dan Pengajar Praktik (PP) Angkatan 1 Kota Padang, di LPMP Sumatera Barat, Kamis (17/6/2021). Dalam kunjungan tersebut, Iwan Syahril melakukan refleksi bersama CGP dan PP terhadap program Pendidikan Guru Penggerak yang sedang dijalani oleh CGP dan PP. Untuk Kota Padang, ada 61 CGP dan 13 PP yang saat ini masih aktif mengikuti program Pendidikan Guru Penggerak hingga saat ini.

Pada kesempatan tersebut, para CGP dan PP mengungkapkan secara langsung kepada Dirjen GTK mengenai manfaat dan pengalaman baik yang didapat selama mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak. Salah satu PP mengungkapkan kebahagiaan dan rasa bangganya bisa mendampingi 5 CGP meskipun secara usia lebih muda dari CGP yang didampingi namun mereka menerima dengan sangat terbuka dan senang didampingi oleh PP yang lebih muda dan penuh semangat.

Peserta kegiatan Refleksi CGP dan PP Kota Padang berfoto bersama dengan Dirjen GTK, Dr. Iwan Syahril, Ph.D.

Merespon berbagai pengalaman yang diungkapkan oleh peserta, Dirjen GTK menyatakan rasa kagum dan bangga telah bertemu dengan pemimpin pembelajaran di Kota Padang yang ingin terus belajar, berbagi, dan bergerak demi transformasi pendidikan di Indonesia.

“Saya melihat semangat egaliter telah tumbuh dan mengakar di CGP dan PP Kota Padang. Mereka ingin tumbuh bersama, saling menghebatkan, dan saling mendukung peran masing-masing. Rekan-rekan guru yang saya temui adalah orang-orang yang sungguh luar biasa. Para calon pemimpin pendidikan Indonesia yang akan selalu berpihak kepada murid, selalu belajar dan berbagi bergerak demi pembelajaran yang berkualitas bagi para murid,” pungkas Iwan. (RK)

PPPPTK Matematika Gelar Rakor dan Evaluasi Pendamping Program PGP Angkatan 1

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pendamping Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 1 tanggal 11 s.d 13 Juni 2021 di Hotel Melia Purosani Yogyakarta. 

Pembukaan Rakor dan Evaluasi Pendamping Program PGP Angkatan 1 oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., di Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Jumat (11/6/2021).

Rakor menghadirkan peserta yang terdiri dari 93 Pendamping kelas kab/kota yang menjadi sasaran PGP PPPPTK Matematika Angkatan 1, yaitu: Kota Padang, Kota Palembang, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Kulon Progo, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap, Kab. Temanggung, dan Kab. Brebes. Selain itu juga hadir 44 peserta yang terdiri dari Penanggung Jawab PGP dan Admin LMS PGP dari masing-masing kab/kota tersebut serta unsur terkait lainnya.

Pelaksanaan Rakor ini sendiri bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendampingan yang telah berjalan selama 6 bulan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi untuk peningkatan pelaksanaan pendampingan berikutnya.  Rakor juga membahas persiapan untuk pelaksanaan Lokakarya 7 yang akan berlangsung tanggal 3 Juli 2021 nanti.

Lokakarya 7 sendiri akan dilaksanakan dengan tema khusus yaitu: Festival Panen Hasil Belajar, dimana Calon Guru Penggerak akan memamerkan produk dari kegiatan Lokakarya yang telah dilaksanakan selama 7 bulan. (RK)

Lokakarya Perdana PGP Angkatan 2

Yogyakarta – Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika saat ini sudah memasuki angkatan ke-2. Tanggal 10 April 2021 yang lalu telah dilaksanakan Lokakarya Perdana di 12 Kabupaten/Kota yang tersebar di 4 provinsi, yaitu: Kota Jambi, Kab. Lahat, Kota Bandar Lampung, Kab. Lampung Timur, Kab. Lampung Tengah, Kab. Pesawaran, Kab. Kebumen, Kab. Purworejo, Kab. Brebes, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap, dan Kab. Temanggung.

Pelaksanaan Lokakarya Perdana Angkatan 2, Sabtu (10/11/2021) di Hotel Novotel Kota Bandar Lampung.

Pelaksanaan Lokakarya Perdana PGP Angkatan 2 dihadiri oleh Calon Guru Penggerak (CGP), Kepala Sekolah (KS), Pengawas Sekolah (PS), Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota, Pengajar Praktik, serta Tim Monitoring dan Evaluasi dari PPPPTK Matematika. Untuk PGP Angkatan 2, ada 606 CGP yang akan mengikuti program PGP Angkatan 2 yang akan dilaksanakan selama 9 bulan ke depan.

Pada pelaksanaan Lokakarya Perdana Angkatan 2 peserta mendapat menjelasan mengenai arah dan kebijakan mengenai Program PGP Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) serta kebijakan dan dukungan dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota untuk menyukseskan program Guru Penggerak. 

Peserta Lokakarya PGP Angkatan 2 di Swiss-Belhotel Kota Jambi, Sabtu (10/4/2021) sedang mengikuti sesi Orientasi di kelas.

Selanjutnya peserta lokakarya yaitu CGP, KS, dan PS didampingi Pengajar Praktik di kelas masing-masing mendapatkan Orientasi Komprehensif Materi dan Ekosistem Belajar PGP yang didalamnya penjelasan mengenai agenda dan tujuan lokakarya, mengungkapkan harapan dan kekhawatiran serta perjalanan CGP terhadap program PGP ini. Pada akhir sesi, semua peserta menyepakati komitmen bersama untuk menyukseskan program PGP. (RK)

Pelaksanaan Lokakarya ke-4 PGP Angkatan 1

Yogyakarta – Sabtu (27/3/2021), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melaksanakan Lokakarya ke-4 Program PendidikanGuru Penggerak (PGP) Angkatan 1 yang tersebar di 9 lokasi yang menjadi wilayah kerja PPPPTK Matematika. Lokakarya ke-4 ini menyasar Calon Guru Penggerak (CGP) sebanyak 554 orang yang tersebar dari Kota Padang, Kota Palembang, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Kulon Progo, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap, Kab. Temanggung, dan Kab. Brebes.

Pelaksanaan Lokakrya ke-4 ini menekankan pada kemampuan CGP untuk mengaplikasikan tahapan coaching pada rekan sejawat dan mampu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengutamakan pembelajaran yang berdiferensiasi. Selanjutnya dari Lokakarya ke-4 ini, CGP diharapkan mampu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan strategi perbaikan diri dalam pengajaran yang berpihak pada murid. Selain itu juga dapat megindentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam melakukan coaching.

Peserta Lokakarya ke-4 di SMPN 3 Temanggung sedang melakukan praktek coaching, Sabtu (27/3/2021).

Hasil Pemetaan Diri yang dilakukan oleh peserta pada kegiatan Lokakarya ke-4 di  Grand Dian Hotel, Brebes, Sabtu (27/3/2021).

Pada pelaksanaan lokakarya tersebut juga dilaksanakan monitoring dan evaluasi oleh Tim PPPPTK Matematika. Ada dua unsur yang dimonitoring yaitu melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan dan pemantauan aktivitas lokakarya. Secara umum tujuan monitoring dan evaluasi itu sendiri adalah untuk memantau penyelenggaraaan kegiatan sehingga apabila ditemukan kendala yang terjadi disaat pelaksanaan Lokakarya ke-4 dapat segera diatasi agar aktivitas Lokarya ke-4 dapat berjalan sesuai dengan ketentuan Program PGP yang telah ditetapkan. (RK)

PPPPTK Matematika Laksanakan Lokakarya Ketiga PGP

Yogyakarta – Pelaksanaan Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 1 yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika saat ini telah memasuki tahap ketiga dari sembilan tahap yang direncanakan. Sabtu, (20/2/2021) telah dilaksanakan Lokakarya ketiga di 9 wilayah sasaran, yaitu: Kota Padang, Kota Palembang, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Kulon Progo, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap, Kab. Temanggung, dan Kab. Brebes.

Pelaksanaan Lokakarya ketiga ini tidak hanya diikuti oleh Calon Guru Penggerak (CGP) sebagai peserta tetapi juga diikuti oleh Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah dari CGP yang bersangkutan dengan total peserta sebanyak 1086 peserta sesuai data rencana kegiatan.

Peserta Lokakarya ketiga di Hotel Dafam Cilacap sedang mengikuti salah satu sesi pembelajaran, Sabtu (20/2/2021).

Sebelum pelaksanaan Lokakarya ketiga ini, terlebih dahulu dilaksanakan penyamaan persepsi antara Pendamping CGP dengan Tim Monitoring dan Evaluasi dari PPPPTK Matematika. Penyamaan persepsi dilaksanakan Jumat (19/2/2021) dengan membahas teknis pelaksanaan kegiatan Lokakarya ketiga baik secara akademis maupun teknis non akademis lainnya.

Pendamping CGP dan Tim Monev PPPPTK Matematika sedang melaksanakan penyamaan persepsi di Hotel Santika Radial Palembang, Jumat (18/2/2021).

Program PGP yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan upaya mewujudkan guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik; aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Dengan kata lain, PGP berfokus pada kepemimpinan pembelajaran agar guru dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya dengan mewujudkan merdeka belajar peserta didik. Bentuk pelaksanaan program ini melalui pelatihan, pendampingan, dan lokakarya. (RK) 

Pendidikan Guru Penggerak Tahap Pertama Resmi Dibuka oleh Mendikbud

Yogyakarta – Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Tahap Pertama secara resmi dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Mukarim, secara daring, Kamis (15/10/2020). Program ini merupakan tindak lanjut dari dari kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kemdikbud.

“Cita-cita dari program ini adalah pembelajaran yang berpihak kepada murid, yang memerdekakan pemikiran dan potensi murid tersebut.” Demikian yang dikatakan Nadiem sesaat sebelum membuka secara resmi kegiatan PGP.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-10-15 at 1.41.14 PM.jpeg
Mendikbud, Nadiem Makarim, membuka secara resmi Program PGP Tahap 1 secara daring, Kamis (15/10/2020).

Menurut keterangan dari Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., pada pelaksanaan tahap pertama program ini diikuti oleh 2.460 orang Calon Guru Penggerak, 507 Pendamping, dan 147 Fasilitator dari 56 kabupaten/kota. Iwan Syahril juga menambahkan peserta yang mengikuti program ini telah melewati seleksi yang tidak mudah.  Ada 6 satker pelaksana Program PGP ini, yaitu PPPPTK Matematika, PPPPTK Bahasa, PPPPTK IPA, PPPPTK Penjas dan BK, PPPPTK IPS dan PKn, dan PPPPTK TK dan PLB. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-10-15 at 1.44.03 PM.jpeg
Tim PGP PPPPTK Matematika menyampaikan arahan dan penjelasan teknis kepada peserta Program PGP, Kamis (15/10/2020).

Para guru peserta Program PGP ini akan mendapatkan pelatihan yang berlangsung selama 9 bulan yang akan difasilitasi oleh satker penyelenggara sesuai dengan wilayah mitra kerja yang telah ditentukan. Usai kegiatan pembukaan PGP tersebut, dilanjutkan dengan arahan dan penjelasan teknis pelaksanaan program PGP serta orientasi LMS Program Guru Penggerak oleh masing-masing satker yang diikuti oleh fasilitator, pendamping, dan Calon Guru Penggerak. (RK)