Home » Posts tagged 'Mendikbud'

Tag Archives: Mendikbud

Archives

Categories

Janji Mendikbud Nadiem pada Hari Guru Nasional Tahun 2019

Yogyakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim berjanji kepada seluruh guru di Indonesia akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. 

Janji ini disampaikan Mendikbud Nadiem dalam pidatonya pada Hari Guru tahun 2019 yang dibacakan oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., pada pelaksanaan upacara memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2019 di PPPPTK Matematika. Upacara peringatan Hari Guru Nasional diikuti oleh seluruh pegawai PPPPTK Matematika.

E:\DOWNLOADS\IMG-20191125-WA0004.jpg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., menjadi pembina upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019).

Mendikbud Nadiem menyadari bahwa perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan, namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Menurutnya semua berawal dan berakhir dari guru. Oleh sebab itu Mendikbud Nadiem minta kepada guru jangan menunggu aba-aba dan perintah, segera lakukan perubahan kecil dimulai dari kelas.

E:\DOWNLOADS\IMG-20191125-WA0005.jpg
Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., menerima DIPA Tahun 2020 dari Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd.

Pada kesempatan tersebut, Daswatia Astuty juga menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 kepada Kepala Bagian Umum, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., yang sebelumnya telah diterima oleh Kepala PPPPTK Matematika dari Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Rabu (20/11/2019). (RK)

Terima Kasih Bapak Muhadjir Effendy

Segenap Pimpinan dan pegawai di PPPPTK Matematika mengucapkan terima kasih kepada Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P., atas bimbingan dan arahan selama bertugas sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Periode 2016 -2019.

E:\DOWNLOADS\Slmt jln Mendikbud Muhadjir.jpg

Selanjutnya kami ucapkan selamat menjalankan amanah baru sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) pada Kabinet Indonesia Maju. Semoga diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban tugasnya.

Audiensi Keprotokolan PPPPTK Matematika dengan Bagian Keprotokolan Pusat di Kemdikbud

Jakarta – Tim Keprotokolan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melakukan Audiensi Keprotokolan dengan Bagian Keprotokalan Pusat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tanggal 11 Oktober 2019 di Jakarta. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., memimpin langsung Tim Protokoler PPPPTK Matematika dengan didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga, Harwasono, S.Kom., M.M.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-10-11 at 10.51.21 PM.jpeg
Tim Protokoler PPPPTK Matematika berfoto bersama saat  melakakukan audiensi dengan Bagian Keprotokolan Pusat Kemdikbud.

Audiensi keprotokolan yang dilaksanakan ini sebagai upaya untuk meningkatkan sinergisitas antara protokol PPPPTK Matematika sebagai UPT Kemdikbud dengan protokol pusat di Kemdikbud. Kegiatan keprotokolan PPPPTK Matematika dilaksanakan untuk menunjang kelancaran kegiatan Menteri dan seluruh unit kerja yang berada di lingkungan Kemdikbud agar dalam menjalankan tugasnya mendapatkan pelayanan yang selaras, serasi dan seimbang sesuai dengan kedudukan dan jabatannya. Peran protokoler sendiri sangat strategis bagi lembaga dalam membantu meningkatkan citra positif suatu institusi. 

Setelah melakukan audiensi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., berkesempatan menyambut secara langsung kedatangan Tim Protokoler PPPPTK Matematika. Mendikbud menyambut hangat dan terlihat berbincang-bincang dengan akrab bersama seluruh Tim Protokoler PPPPTK Matematika. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala PPPPTK Matematika menyerahkan cinderamata kepada Mendikbud berupa wayang arjuna yang terbuat dari perak, sedangkan Mendikbud memberikan Al Quran kepada masing-masing Tim Protokoler PPPPTK Matematika. (RK)

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-10-11 at 10.51.09 PM.jpeg
Kepala PPPPTK Matematika menyerahkan cinderamata kepada Mendikbud, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.
E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-10-15 at 12.58.51 PM(1).jpeg
Tim Protokoler PPPPTK Matematika berfoto bersama dengan Mendikbud, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.
E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-10-15 at 12.58.51 PM.jpeg
Suasana akrab dan santai terlihat saat Mendikbud menerima kunjungan dari Tim Protokoler PPPPTK Matematika.

Mendikbud: Jangan Berhenti dan Menyerah, Berikan yang Terbaik Bagi Bangsa

“Saya berharap Ibu  dan Bapak dapat menginspirasi guru yang lain, jangan berhenti dan jangan menyerah untuk memberikan  yang terbaik bagi bangsa ini terutama di sektor pendidikan” ucap Mendikbud, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., dalam acara Bimbingan Teknis dalam Rangka Post Departure Peserta Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ke  Luar Negeri di Korea National University of Education (KNUE) Tahun 2019. Pertemuan antara Mendikbud dan peserta pelatihan tersebut dilaksanakan di Ruang Gamma, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Senin (25/3/19).

G:\kunjungan menteri 25 Maret 2019\IMG_4027.JPG
Mendikbud, Muhadjir Effendy sedang berdialog dengan peserta pelatihan dalam kegiatan Bimtek di PPPPTK Matematika, 25 Maret 2019.

Lebih lanjut, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menyampaikan agar ilmu yang didapat bisa diterapkan secara berkelanjutan dan menyeluruh untuk pengembangan dan meningkatkan kapasitas pembelajaran di bidang matematika. Ditekankan juga agar peserta tidak memaksakan apa yang telah didapat selama pelatihan di Korea Selatan untuk diterapkan di Indonesia tetapi hendaknya disesuaikan dengan kondisi di tempat masing-masing.

 Pada kesempatan tersebut, Mendikbud juga melakukan sesi dialog dengan peserta. Salah satu peserta pelatihan, Adi Wijaya, widyaiswara PPPPTK Matematika menyampaikan kepada Mendikbud bahwa selama pelatihan selain menimba ilmu juga mendapat masukan-masukan terkait pembelajaran Higher Order Thingking Skils (HOTS).

“Ternyata di sana tidak hanya karena komitmen Pemerintah tetapi juga komitmen dari orangtua dan masyarakat tinggi terhadap pendidikan. Sejak awal anak-anak sudah mulai belajar untuk menggunakan daya pikir yang tinggi baik menggunakan coding maupun penggunaan media-media yang semuanya ditekankan untuk menumbuhkan daya kritis, dan daya kreatif.” Ujar Adi. Ditambahkannya pula bahwa kemampuan seorang guru sangatlah penting untuk menumbuhkan daya kreatif peserta didik sejak dini.

Selain dihadiri oleh 17 guru dan 3 widyaiswara peserta pelatihan, pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Irjen Kemdikbud, Kadis Dikpora DIY, Direktur SEAMEO Qitep in Mathematics, dan seluruh pejabat struktural di PPPPTK Matematika. Selanjutnya usai sesi dialog dengan peserta pelatihan, acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti gedung Ki Hadjar Dewantara, PPPPTK Matematika oleh Mendikbud. (DD)

G:\kunjungan menteri 25 Maret 2019\IMG_4066.JPG
Mendikbud, Muhadjir Effendy menandatangi prasasti peresmian gedung aula Ki Hadjar Dewantara tanggal 25 Maret 2019 Matematika di PPPPTK Matematika.

Mendikbud Tutup Kegiatan SeNdiMat ke-VI

Yogyakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Muhadjir Effendy, M.AP., menutup secara resmi kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SeNdiMat) ke-VI yang bertajuk “Peran Pendidikan Matematika dalam Pengembangan Pembelajaran Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM) untuk menyongsong Generasi Emas 2045 melalui Kecakapan Abad 21” di PPPPTK Matematika, Jumat, 16 November 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikbud menyampaikan orasi ilmiah tentang randahnya capaian pembelajaran  peserta didik dibidang matematika.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2018-11-16 at 1.38.53 PM.jpeg
Mendikbud, Prof. Muhadjir Effendi, M.AP., memberikan sambutan sekaligus orasi ilmia pada acara penutupan SeNdiMat ke-VI di PPPPTK Matematika.

“Kita tidak bisa mengelak pada kenyataan bahwa capaian nilai matematika peserta didik kita memang masih rendah.” Ucap Mendikbud. Beliau juga menambahkan bahwa matematika merupakan dasar keterampilan, dasar kecakapan, dan dasar kemahiran yang harus dimiliki oleh peserta didik.  Agar pembelajaran lebih efekif dan efisien, Muhadjir Effendy berharap kita membiasakan hidup bermatematika kepada peserta didik agar peserta didik terbiasa hidup dengan bermatematika.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi, Ph.D, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Supriano, M.Ed, staf khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur SMP, Kepala PPPPTK Matematika beserta jajarannya, serta seluruh peserta SeNdiMat ke-VI.

Pada kesempatan tersebut, Mendikbud juga berkesempatan untuk menandatangi prasasti peresmian Gedung Pembelajaran Gauss PPPPTK Matematika usai menutup kegiatan SeNdiMat ke-VI. (DD)

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2018-11-16 at 1.38.55 PM.jpeg
Mendikbud Prof. Muhadjir Effendi, M.AP., menandatangani prasasti peresmian Gedung Pembelajaran Gauss PPPPTK Matematika.

Pemerintah Berikan Solusi Terbaik untuk Guru Honorer

Yogyakarta – Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Muhadjir Effendy menghimbau kepada para guru, khususnya guru honorer agar tetap fokus mengajar di sekolah. Demikian disampaikan oleh Mendikbud pada saat jumpa pers mengenai kebijakan Pemerintah terhadap guru honorer di Kantor Staf Presiden RI, Jakarta, 22 September 2018.

Pemerintah telah memberikan solusi tentang posisi guru terutama guru honorer dengan memberikan kesempatan para guru honorer berusia lebih dari 35 tahun yang ingin mengabdi untuk Negara melalui pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Proses seleksi PPPK akan dilakukan usai seleksi CPNS tahun 2018.

“Mudah-mudahan ini adalah solusi yang terbaik. Dengan kerendahan hati saya mohon kepada para guru untuk kembali ke sekolah masing-masing, untuk membina, mengasuh, mengantar, dan mengajar anak-anak didik kita. Tetap fokus mengajar di sekolah,” tutur Mendikbud.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., mengungkapkan pendapatnya bahwa rekruitment guru tetap harus fokus pada kompetensi guru. Meskipun nanti guru honorer sudah diangkat menjadi PNS tetap harus meningkatkan kompetensinya secara terus menerus.

Disinilah peran PPPPTK Matematika sebagai lembaga diklat bidang matematika membantu dan mendampingi guru dalam upaya meningkatkan kompetensi agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dijelaskan olehnya, saat ini ada 10 modul program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang bisa dipelajari secara mandiri atau bersama-sama.

E:\2018 LENOVO\TURT\Bahan berita\foto.jpg
Proses pembelajaran di kelas dalam salah satu pelatihan yang diadakan oleh PPPPTK Matematika

“Melalui program PKB kita berharap kompetensi guru khususnya bidang matematika dapat ditingkatkan. Program PKB dapat diikuti dengan menggunakan dana APBD, APBN, dan dana mandiri. Caranya pun bisa dipilih apakah menggunakan tatap muka atau dalam jaringan,” jelas Daswatia Astuty. (RK)

Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP), PPPPTK MATEMATIKA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: “Guru merupakan tugas panggilan jiwa”

Yogyakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Muhadjir Effendy dalam sambutannya menyampaikan bahwa guru merupakan pekerjaan panggilan jiwa. Oleh karena itulah dahulu, guru atau profesi lain diberikan penghargaan berupa honour(penghormatan) bukan dibayar. Artinya hasil kerja pengabdian guru tidak bisa dinilai dengan uang. Ini disampaikan Mendikbud pada kesempatan menutup acara kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP), dan Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan Pengawas Sekolah (PKB PS) di PPPPTK Matematika, Jl. Kaliurang Km 6,5 Condongcatur Depok Sleman, Yogyakarta pada Hari Sabtu, 18 November 2017. Dalam kesempatan ini Mendikbud menyerahkan hadiah pembinaan bagi para pemenang Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP). ONIP merupakan wadah kompetisi inovasi bagi guru matematika Indonesia yang merupakan agenda tahunan PPPPTK Matematika yang pada tahun ini memasuki tahun ke-5.

F:\Cahyo from pc\Foto lembaga\Onip 2017\20171118144615_IMG_0641.JPG
Mendikbud meyerahkan hadih ONIP kepada Juara V, Serly Marlindah, S.Pd, SDIT Auliya Tangerang Selatan, Banten dengan judul inovasi pembelajarn “Pengembangan Alat Peraga Stik Perkalian Bagi Siswa”

Sebagai seorang profesional kompetensi guru diasah melalui hubungan kesejawatan di komunitas profesional mereka, di Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Oleh karena itu ke depan usaha-usaha peningkatan kompetensi guru akan lebih diberdayakan pada tingkat KKG dan MGMP. Di KKG/MGMP inilah para guru senior membimbing guru yunior. Inilah yang disebut semangat korp. Demikian disampaikan Mendikbud.

Mendikbud Kunjungi PPPPTK Matematika

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Muhadjir Effendy melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PPPPTK Matematika pada tanggal 1 Oktober 2016. Sidak dimulai pukul 09.00 WIB sampai selesai di Ruang Aula PPPPTK Matematika.

E:\Cahyo\RT 2016\Berita lembaga 2016\Umum 2016\Galeri foto umum\IMG-20161002-WA0001.jpg
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Muhadjir Effendy didampingi  Kepala PPPPTK, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd. foto bersama dengan peserta Diklat Instruktur Nasional Guru Pembelajar Pendidikan Dasar Region DIY.

Tujuan dari kedatangan Mendikbud adalah untuk mengetahui pelaksanaan Diklat Instruktur Nasional Guru Pembelajar yang nantinya akan menjadi mentor pada Diklat Guru Pembelajar. Dalam kesempatan  tersebut  Mendikbud sempat berdialog dengan para peserta dan berpesan agar tetap semangat untuk terus mengembangkan dan memperbaharui ilmu pengetahuan yang dimiliki.

Mendikbud kunjungi PPPPTK Matematika

Kamis (12/5/2016), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan berkesempatan mengunjungi PPPPTK Matematika disela rangkaian kunjungan kerja ke beberapa sekolah di Kecamatan Prambanan dan Manisrenggo di wilayah provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dalam kunjungannya di PPPPTK Matematika, Anis Baswedan berdialog dengan pegawai PPPPTK Matematika sekaligus melihat secara langsung kesiapan PPPPTK Matematika sebagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang berada di lingkungan Kemendikbud.

Sebelum melakukan dialog, Mendikbud beserta rombongan staf menteri meninjau sarana dan prasarana yang dimiliki PPPPTK Matematika dengan didampingi Kepala PPPPTK Matematika dan pejabat struktural. Selanjutnya Mendikbud juga melihat secara langsung kegiatan digitalisasi modul dalam rangka mendukung Program Guru Pembelajar yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peserta kegiatan digitalisasi modul sedang berfoto bersama Mendikbud dan Kepala PPPPTK Matematika di ruang Lab. ICT

Mengakhiri kunjungan di PPPPTK Matematika, Mendikbud berdialog dengan pegawai PPPPTK Matematika di Ruang Gamma. Dalam dialog tersebut Mendikbud menyampaikan program dan kebijakan Kemdikbud di tahun 2016 dan memberikan kesempatan kepada pegawai PPPPTK Matematika untuk menyampaikan harapan-harapan bagi kemajuan dunia pendidikan. (CS)