Home » HEADLINES (Page 2)

Category Archives: HEADLINES

Archives

Categories

PPPPTK Matematika Sosialisasi Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2019 dan Program Kerja Tahun 2020

Yogyakarta – Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melakukan sosialisasi evaluasi capaian kinerja tahun anggaran 2019 dan sekaligus rencana program kerja untuk tahun anggaran 2020 kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan PPPPTK Matematika. Sosialiasi dilaksanakan di Aula Ki Hadjar Dewantara, Senin (13/1/2020) sebagai agenda kegiatan dalam Pembinaan Pegawai yang rutin dilaksanakan secara berkala.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-01-13 at 2.16.31 PM.jpeg
Seluruh ASN dan PPNPN di PPPPTK Matematika mengikuti acara Pembinaan Pegawai di Aula Ki Hadjar Dewantara, Senin, 14 Januari 2020.

Dalam presentasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Program dan Informasi, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., menyebutkan untuk tahun anggaran 2019, daya serap DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) PPPPTK Matematika berhasil mencapai angka 97,6%. Berdasarkan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja, tingkat penerapan akuntabilitas kinerja PPPPTK Matematika masuk kategori BB dengan nilai 74,86. Hasil ini diinterpretasi sebagai lembaga yang memiliki nilai Baik, Akuntabel, berkinerja baik, dan memiliki sistem kinerja manajemen yang handal.

Selanjutnya Rachmadi juga menyampaikan rencana program PPPPTK Matematika tahun 2020 yang  disusun dengan mempertimbangkan Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), dan Program Prioritas Nasional yang disesuaikan dengan visi dan misi PPPPTK Matematika sesuai dengan peraturan dan regulasi yang terkait. Untuk tahun 2020, PPPPTK Matematika mendapatkan total dana sebesar Rp 82, 107 milyar yang didalamnya memuat program prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan, yaitu Peningkatan Kompetensi Pembelajaran bagi Guru Mapel Matematika dan Guru Kelas, Pelaksanaan UKG, dan Penguatan Kepala Sekolah. 

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., pada pembinaan tersebut memberikan penekanan dan penguatan terhadap paparan yang telah disampaikan oleh Rachmadi, sekaligus memberikan masukan untuk perbaikan terhadap beberapa capaian yang belum berhasil diraih oleh PPPPTK Matematika. Daswatia juga menyatakan mengenai dinamika struktur organisasi di Kemdikbud saat ini tidak mempengaruhi PPPPTK Matematika untuk menjalankan tugas dan pokoknya seperti biasa, sehingga program yang direncanakan tahun 2020 akan tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang direncanakan sampai muncul ketetapan baru dari Kemdikbud.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-01-13 at 2.17.16 PM.jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Daswatia Astuty, M.Pd., menyerahkan dokumen Pakta Integritas kepada Kepala Seksi Penyelenggaraan, Yuliawanto, M.Si.

Di akhir pembinaan, seluruh ASN dan PPNPN di lingkungan PPPPTK Matematika menandatangani Pakta Integritas sebagai bukti komitmen dalam menjalankan tugasnya di PPPPTK Matematika. (DD/RK)

Dirjen GTK Canangkan Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Gerakan Nasional

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melakukan Pencanangan Gerakan Ayo Belajar Matematika (AJarMat) sebagai Rintisan Gerakan Nasional di tujuh titik lokasi AJarMat perwakilan wilayah di seluruh Indonesia Rabu, 27 November 2019 secara serentak melalui Video Conference (Vicon) dari PPPPTK Matematika, Jl. Kaliurang Km. 6 Yogyakarta. Ketujuh titik lokasi AJarMat yang mengikuti pencanangan Gerakan AJarMat tersebut adalah di Kab. Aceh Tamiang, Kota Jakarta Timur, Kab. Bogor, Kota Pontianak, Kota Makassar, Kota Denpasar, dan Kab. Sumba Tengah.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-27 at 11.32.11 AM.jpeg
Dirjen GTK, Dr. Supriano, M.Ed., melakukan Vicon untuk meresmikan Pencanangan Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Gerakan Nasional dari Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Pencanangan tersebut diresmikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dr. Supriano, M.Ed., melalui vicon dari Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jakarta. Dalam pernyataannya, Supriano memberikan apresiasi kepada PPPPTK Matematika karena melakukan terobosan proses pembelajaran dalam bentuk gerakan AJarMat ke masyarakat agar ikut bersama-sama membantu anak-anak menyenangi matematika.

“Mari kita mulai belajar matematika bersama-sama dengan sistem gotong royong karena ini merupakan kekuatan bangsa kita. Saya rasa AJarMat adalah cara yang baik dan bagus dan nanti bisa diterapkan lebih luas lagi karena dengan cara seperti ini kita bisa mengisi pengetahuan anak-anak kita jika belum didapatkan di sekolah bisa didapat melalui orang tua dan kelompok masyarakat,” ujar Supriano.

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., sebelumnya menjelaskan bahwa Gerakan AjarMat merupakan program yang dimiliki oleh PPPPTK Matematika yang dicetuskan sebagai salah satu terobosan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan khususnya bidang matematika guna mengatasi stagnasi dan keterlambatan peningkatan prestasi belajar matematika siswa saat ini. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-27 at 10.26.38 AM.jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., didampingi Kepala Bidang Program dan Informasi Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., bersama widyaiswara menyapa peserta vicon dari 7 lokasi di kab/kota di Indonesia.

Inti dari Gerakan AjarMat adalah mendorong dan mengajak orang tua atau masyarakat agar ikut serta membangun iklim pendampingan yang saling asih, asah, dan asuh dalam pembelajaran matematika dengan suasana yang kreatif, inovatif, inspiratif, dan menyenangkan. Gerakan AjarMat ini memberdayakan para kader AjarMat yang telah diberi pembekalan oleh PPPPTK Matematika sebagai motor untuk menggerakkan program agar sampai ke orang tua atau anggota masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Program dan Informasi Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., sebagai pencetus gagasan gerakan ini menerangkan bahwa pemilihan 7 titik lokasi AJarMat yang mengikuti vicon pencanangan gerakan AJarMat adalah mempertimbangkan kesiapan dan dukungan teknis, serta representasi ke-Indonesia-an dari wilayah timur hingga ke barat. Sedangkan yang menjadi sasaran gerakan AJarMat adalah orang tua siswa (forum wali murid, komite sekolah, dan sebagainya) dan kelompok/komunitas anggota masyarakat (PKK, dasawisma, jam belajar masyarakat/JBM, dan sebagainya).

Rachmadi juga menjelaskan bahwa Gerakan AJarMat sudah dilakukan ujicoba terbatas di kab/kota yang berada di wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta dengan hasil evaluasi yang menyebutkan bahwa sebanyak 54,55% responden menyatakan sangat bermanfaat dan 43,32% menyatakan bermanfaat bagi orang tua/anggota masyarakat. Responden secara umum menyatakan bahwa aktivitas di dalam kegiatan Gerakan AJarMat menarik, bahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut mudah didapat, kader AJarMat memiliki kompeten yang baik, serta menambah wawasan dan membantu bagi pendampingan anak dalam belajar matematika.

Hasil akhir yang diharapkan dari Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Program Nasional ini adalah untuk meningkatkan prestasi siswa. Keberhasilan siswa tidak semata tanggung jawab jalur pendidikan formal, akan tetapi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah hanyalah pembantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak adalah dalam keluarga. (RK)

Janji Mendikbud Nadiem pada Hari Guru Nasional Tahun 2019

Yogyakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim berjanji kepada seluruh guru di Indonesia akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. 

Janji ini disampaikan Mendikbud Nadiem dalam pidatonya pada Hari Guru tahun 2019 yang dibacakan oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., pada pelaksanaan upacara memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2019 di PPPPTK Matematika. Upacara peringatan Hari Guru Nasional diikuti oleh seluruh pegawai PPPPTK Matematika.

E:\DOWNLOADS\IMG-20191125-WA0004.jpg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., menjadi pembina upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019).

Mendikbud Nadiem menyadari bahwa perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan, namun perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Menurutnya semua berawal dan berakhir dari guru. Oleh sebab itu Mendikbud Nadiem minta kepada guru jangan menunggu aba-aba dan perintah, segera lakukan perubahan kecil dimulai dari kelas.

E:\DOWNLOADS\IMG-20191125-WA0005.jpg
Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., menerima DIPA Tahun 2020 dari Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd.

Pada kesempatan tersebut, Daswatia Astuty juga menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 kepada Kepala Bagian Umum, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., yang sebelumnya telah diterima oleh Kepala PPPPTK Matematika dari Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Rabu (20/11/2019). (RK)

PPPPTK Matematika Terima DIPA APBN Tahun 2020

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, diwakili oleh Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., dan Kepala Bagian Umum, Nunik Sukeksi, S.H., M.P.d., menerima Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 di Bangsal Kepatihan, Rabu (20/11/2019). Penyerahan DIPA Tahun 2020 langsung diserahkan oleh Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-21 at 1.59.26 PM.jpeg
Gubernur D.I Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pidato pada acara Penyerahan DIPA APBN Tahun 2020.

Pada acara tersebut, diserahkan sebanyak 360 DIPA ABPN Tahun 2020  terdiri atas 307 DIPA untuk instasi vertikal dengan nilai Rp 11, 16 triliun dan 53 DIPA dengan nilai sebesar Rp 165,08 miliar untuk berbagai SKPD pelaksana tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan.

Sri Sultan Hamengku Buwono X pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa tahun 2020 menjadi momentum awal untuk visi Indonesia maju dengan SDM yang berkualitas sebagai modal utama dan mewujudkannya melalui APBN 2020. Saat ini pemerintah fokus pada kebijakan fiskal untuk mendukung akselerasi daya saing produk dan daya saing daerah.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal (Kakanwil Ditjen) Perbendaharaan DIY, Heru Pudyo Nugroho menambahkan sebagai tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020 – 2024, APBN 2020 mempunyai peran yang strategis bagi pemerintah karena merupakan pijakan untuk secara bertahap mencapai sasaran pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan visi Inonesia Maju pada tahun 2045. Oleh karena itu dukungan kebijakan fiskal perlu dirancang secara tepat agar upaya peningkatan daya saing agar berjalan efektif. (RK)

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-21 at 1.59.27 PM.jpeg
Kepala Bagian Umum, Nunik Sukeksi, S.H., M.P.d., menandatangani penyerahan DIPA APBN Tahun 2020 di Bangsal Kepatihan, Rabu (20/11/2019).
E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-21 at 1.59.26 PM(1).jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., berfoto bersama dengan pejabat UPT Kemdikbud Wilayah DIY saat penerimaan DIPA APBN Tahun 2020.

Tingkatkan Kesadaran Anti Korupsi, PPPPTK Matematika Lakukan Pembinaan Pegawai

Yogyakarta – Upaya meningkatkan kesadaran anti korupsi di lingkungan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika secara konsisten terus dilakukan sebagai komitmen untuk menciptakan organisasi yang bersih dan sekaligus membangun kepercayaan publik.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-19 at 10.48.14 AM.jpeg
Pegawai PPPPTK Matematika mengikuti acara Pembinaan Pegawai dalam rangka menumbuhkan nilai-nilai anti korupsi.

Oleh sebab itu, Selasa (19/11/2019), PPPPTK Matematika melakukan pembinaan bagi seluruh pegawai PPPPTK Matematika dalam rangka Menumbuhkembangkan Nilai-nilai Anti Korupsi yang dilaksanakan di Gedung Gauss Lt. 4. Dalam pembinaan pegawai tersebut, hadir sebagai narasumber adalah Dr. M. Tsani Annafari, beliau adalah Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-19 at 12.16.28 PM.jpeg
Dr. M. Tsani Annafari, Penasihat KPK RI hadir sebagai narasumber pada acara Pembinaan Pegawai di PPPPTK Matematika, Selasa (19/11/2019).

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., dalam pengantar acara menyampaikan bahwa tujuan kegiatan pembinaan pegawai ini dilaksanakan untuk menguatkan kesadaran pegawai di PPPPTK Matematika terhadap nilai-nilai anti korupsi agar dalam menjalankan pekerjaan dapat menghindari perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh hukum. (RK)

SeNdiMat VII Jawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

Yogyakarta –  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Era Revolusi Industri 4.0 berkembang dengan sangat pesat dengan kompleksitas yang semakin luas. Kemajuan ini mempengaruhi aspek kehidupan, disiplin keilmuan, pendidikan, ekonomi, dunia industri, dan juga pemerintahan. Tantangan dan peluang di Era Revolusi Industri 4.0 juga menjadi perhatian bagi pendidik dan tenaga kependidikan di bidang matematika. 

Menjawab isu tersebut, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menyelenggarakan Seminar Pendidikan Matematika (SeNdiMat) VII dengan tema: “Peluang dan Tantangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0” pada tanggal 13 s.d 14 November 2019 di LPMP D.I. Yogyakarta. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 4.21.27 PM.jpeg
Peserta yang mengikuti kegiatan SeNdiMat VII berfoto bersama pada acara pembukaan SeNdiMat VII tanggal 13 November 2019 di LPMP D.I Yogyakarta.

Pada kegiatan SeNdiMat VII ini menghadirkan pakar di bidang teknologi pendidikan yaitu  Sumaryanta, M.Pd. dan Joko Purnomo, S.T, M.T (Widyaiswara PPPPTK Matematika), Prof. Iwan Pranoto, M.Sc., Ph. D. (Guru Besar di Institut Teknologi Bandung), serta Romi Satria Wahono, Ph. D. (Researcher and Technopreneur in Software Engineering, Enterprise Architecture and Data Mining). Laporan dari panitia penyelenggara kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., mengatakan kegiatan SeNdiMat VII ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia baik yang lolos seleksi sebagai pemakalah dan juga non pemakalah.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Praptono, M.Ed. mewakili Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, membuka secara resmi kegiatan SeNdiMat VII dan menyampaikan harapannya kepada PPPPTK Matematika sebagai leader pengembangan dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan matematika dapat menjawab tantangan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 4.21.27 PM(1).jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., menyerahkan cindera mata kepada Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Praptono, M.Ed.

SeNdiMat VII yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika memasuki pelaksanaan yang ke tujuh di tahun 2019. Forum akademik tahunan ini merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki PPPPTK Matematika dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di bidang matematika. (RK)

Peringati Ulang Tahun ke 39 PPPPTK Matematika Tanam 150 Pohon Tabebuya

Yogyakarta – Tanggal 13 November 2019 merupakan hari istimewa bagi Pusat Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika. Tiga puluh sembilan tahun yang lalu, pada tanggal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam Kabinet Pembangunan III, Dr. Daoed Joesoef meresmikan gedung Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG) Matematika sekaligus menandai secara resmi operasional PPPG Matematika. Selanjutnya,  tanggal 13 November ditetapkan sebagai hari lahir PPPG Matematika dan kemudian menjadi PPPPTK Matematika seperti sekarang ini.

Untuk memperingati hari lahir yang ke 39 tahun ini, PPPPTK Matematika mengadakan kegiatan penghijauan dengan menanam 150 pohon tabebuya di lingkungan PPPPTK Matematika agar dapat menambah keindahan dan suasana yang asri serta memberi rasa kenyamanan bagi pegawai dan tamu yang berkunjung di PPPPTK Matematika. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 9.00.28 AM.jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., menanam pohon tabebuya disaksikan oleh pegawai PPPPTK Matematika.

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., mengawali penanaman pohon tabebuya di area halaman Gedung Gauss PPPPTK Matematika dengan disaksikan oleh pegawai PPPPTK Matematika. Daswatia Astuty kemudian menyerahkan secara simbolis bibit pohon tabebuya kepada beberapa perwakilan pegawai PPPPTK Matematika untuk melanjutkan menanam pohon tabebuya lainnya.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 9.04.19 AM.jpeg
Penyerahan bibit pohon tabebuya kepada salah satu pegawai PPPPTK Matematika, Hening Fauziah untuk melanjutkan kegiatan penanaman 150 pohon tabebuya.

Pohon tabebuya sendiri dikenal sebagai pohon yang menghasilkan bunga yang indah dan lebat. Beberapa orang bahkan sering menyamakan tabebuya dengan tanaman sakura karena memiliki kemiripan. Pohon tabebuya yang dikenal di Indonesia adalah yang menghasilkan bunga berwarna kuning, merah muda, dan putih. Pohon ini dikenal menghasilkan bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. (RK)

PPPPTK Matematika Tetapkan Lima Peserta Terbaik ONIP 2019

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menetapkan lima peserta terbaik yang mengikuti lomba Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP) Matematika yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika tanggal 4 s.d 8 November 2019 di LPMP D.I Yogyakarta. Kelima peserta terbaik berhak menerima penghargaan berupa uang pembinaan dari PPPPTK Matematika.

E:\DOWNLOADS\ONIP.jpeg
Para peserta pemenang ONIP 2019, berpoto bersama dengan Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd (no 8 dari kiri) dan Tim Penilai ONIP 2019.

Penetapan lima peserta terbaik tersebut dilakukan setelah 26 peserta mengikuti kegiatan Workshop Penilaian ONIP untuk mempresentasikan dan melakukan simulasi hasil karya inovasinya di hadapan Tim Penilai PPPPTK Matematika. Sebelum melakukan presentasi, peserta diberi pembekalan materi terkait pengembangan media dan persiapan seminar produk.

Adapun peserta yang berhasil menjadi juara pada ONIP 2019 adalah sebagai berikut:

NamaInstansiNama ProdukJUARA
Tony HarsenoSD Mudal BoyolaliPBL IMUT1
M. AbrorSMPN 1 Unter IwesTetris Geogebra2
SulastriSD Al Hikmah SurabayaAplikasi Pola Bilangan3
SunyotoSMA Negeri 1 KediriGame Interaktif Invers Matriks4
Agus SukamtoSDN Gadudero, Sukolilo, PatiJAKUBAR5

Dalam penilaian tersebut, seluruh peserta melewati dua tahapan yaitu Tahap Presentasi Produk Inovasi dan Tahap Simulasi Pembelajaran. Pada tahap Presentasi Produk Inovasi, peserta mempresentasikan produk inovasi yang telah dikembangkan dengan cara menunjukkan bagaimana penggunaan dan menjelaskan keunggulan produknya.

Selanjutnya dari tahap tersebut, Tim Penilai memilih 10 produk yang ditampilkan di tahap Simulasi Pembelajaran. Pada tahap ini, peserta melakukan simulasi penggunaan produk inovasinya dalam pembelajaran. Dalam tahap ini, aspek yang penjadi penilaian adalah: tujuan pembelajaran, kemudahan dalam proses pembelajaran, kebermanfaatan, dan relevansi dengan isu pendidikan matematika terkini.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-08 at 4.26.56 PM.jpeg
Salah satu peserta ONIP 2019 sedang melakukan presentasi di hadapan Tim Penilai PPPPTK Matematika.

ONIP PPPPTK Matematika merupakan salah satu inovasi program pengembangan dan pemberdayaan PTK Matematika yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika sebagai upaya untuk mendorong dan memfasilitasi pengembangan keprofesian berkelanjutan guru matematika di Indonesia. ONIP yang dirancang oleh PPPPTK Matematika diharapkan menjadi ajang bagi guru untuk berkompetisi menghasilkan karya inovasi pembelajaran yang bermanfaat. (RK)

PPPPTK Matematika Latih Operator Disdik untuk Simulasi Vicon

Jakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melatih operator dari 9 Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan simulasi video conference (vicon) sebagai persiapan sebelum melaksanakan soft launching Pencanangan AJarMat menjadi Gerakan Nasional. Simulasi vicon dilaksanakan di Ambhara Hotel Jakarta selama 3 hari mulai tanggal 5 s.d. 7 November 2019.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-06 at 11.31.00 AM.jpeg
Tim IT PPPPTK Matematika, diwakili oleh Nur Hamid, S.Kom., M.Cs., memberikan bimbingan kepada operator Disdik untuk simulasi video conference.

Kedelapan disdik yang mengikuti simulasi adalah: Kab. Aceh Tamiang, Kota Denpasar, Kota Jakarta Timur, Kab. Bogor, Kab. Sumba Tengah, Kota Makassar, Kab. Barru, Kab. Bengkayang, dan Kota Pontianak.

Dalam kegiatan tersebut, para operator dilatih menggunakan aplikasi  Cisco WebEx Meeting melalui penggunaan perangkat laptop/komputer dan mobile phone. Selama simulasi vicon, operator dilatih oleh Tim IT PPPPTK Matematika, Nur Hamid, S.Kom., M.Cs. Satu-persatu operator kemudian melakukan ujicoba vicon agar pada saat soft launching dapat berjalan dengan lancar.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-06 at 11.30.12 AM.jpeg
Operator Disdik sedang melakukan simulasi video conference untuk soft launching Pencanangan AJarMat menjadi Gerakan Nasional.

Gerakan AjarMat merupakan terobosan terkini dari PPPPTK Matematika yang menyentuh langsung kepada masyarakat umum. Melalui gerakan ini diharapkan agar orang tua dan anggota masyarakat ikut serta membangun iklim pendampingan yang asih, asah, dan asuh dalam pembelajaran matematika sehingga anak akan menyenangi pelajaran matematika.

“Gerakan AJarMat akan dijadikan sebagai gerakan nasional yang mendorong orang tua atau masyarakat untuk mendampingi anak belajar dengan menjadikan matematika pelajaran yang menyenangkan.” Demikian dijelaskan oleh Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Daswatia Astuty, M.Pd. (RK)

Staf Khusus Mendikbud Lakukan Monitoring dan Evaluasi di PPPPTK Matematika

Yogyakarta- Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam bidang Pengembangan Profesi Guru, Iwan Syahril melakukan kunjungan kerja di Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Kamis (7/11/2019). Kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk monitoring dan evaluasi tugas dan fungsi serta implementasi PPPPTK Matematika dalam usaha memajukan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di bidang Matematika.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-07 at 5.29.07 PM.jpeg
Pertemuan Staf Khusus Mendikbud bidang Pengembangan Profesi Guru, Iwan Syahril dengan pejabat struktural dan fungsional PPPPTK Matematika dan SEAMEO QITEP In Mathematics.

Dalam pertemuan yang diikuti oleh pejabat struktural dan fungsional PPPTK Matematika dan SEAMEO QITEP In Mathematics di Aula Ki Hadjar Dewantara, Iwan Syahril meminta pendapat tentang usul konkrit yang harus dilakukan Kemdikbud untuk melakukan perubahan dan pendekatan kualitas guru serta pendidikan matematika dasar. 

Dalam sesi dialog, widyaiswara PPPPTK Matematika, Rumiati, M.Ed., mengatakan di Sekolah Dasar matematika hanya diajarkan sebagai hafalan, sedangkan matematika itu adalah sebuah konsep. Maka dari itu, konsep problem solving atau pemecahan masalah adalah usul konkrit yang perlu diterapkan untuk pengembangan matematika dasar.

Pada kesempatan tersebut, Iwan Syahril terus mengajak semua unsur di PPPPTK Matematika dan SEAMEO QITEP In Mathematics agar membuat terobosan baru yang inovatif untuk dapat mengembangkan pendidikan matematika agar menjadi lebih baik lagi sesuai perkembangan zaman. Iwan Syahril mengibaratkan ilmu seperti sebuah puzzle. Semakin kita belajar, semakin kita menemukan kepingan puzzle-puzzle yang tidak dapat kita sentuh tetapi kita tahu bahwa puzzle-puzzle tersebut merupakan bagian dari ekosistem yang sedang kita pelajari. Beliau menyampaikan bahwa semakin banyak kita belajar maka akan semakin banyak kita bertanya. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-07 at 5.29.09 PM.jpeg
Staf Khusus Mendikbud bidang Pengembangan Profesi Guru, Iwan Syahril berdialog dengan pengelola perpustakaan didampingi oleh Kabid Program dan Informasi, Rachmadi Widdiharto.

Usai melakukan pertemuan formal, selanjutnya Iwan Syahril meninjau beberapa fasilitas layanan PPPPTK Matematika yaitu perpustakaan dan mathematics playground didampingi oleh Kepala Bidang Program dan Informasi, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A. (DD)