Home » BERITA » Umum

Category Archives: Umum

Archives

Categories

Dirjen GTK Serahkan Piagam Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020 kepada PPPPTK Matematika

Jakarta – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dr. Iwan Syahril, Ph.D., menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk “Program Gerakan AJarMat (Ayo Belajar Matematika)” kepada Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Hari Suryanto, S.IP., M.PA., Senin (5/4/2021).

Dirjen GTK, Iwan Syahril menyerahkan Piagam Penghargaan Program AJarMat sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 kepada Kabag TU, Hari Suryanto.

Program AJarMat tersebut merupakan satu-satunya wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB. Dalam penyerahan piagam yang berlangsung di Gedung D, Lt. 11 Kemdikbud tersebut juga disaksikan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., sebagai penggagas Gerakan AJarMat.

Gerakan AJarMat sendiri telah diluncurkan oleh Dirjen GTK pada saat itu, Dr. Supriano, M.Ed dalam kegiatan Pencanangan Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Gerakan Nasional di PPPPTK Matematika tanggal 27 November 2019 yang lalu. Gerakan AJarMat ini dilaksanakan oleh PPPPTK Matematika dengan memberdayakan alumni yang disebut Kader AJarMat dalam mengawal dan membantu orang tua mendampingi anaknya belajar matematika. (RK)

Pengumuman Hasil Penjaringan Peserta Pelatihan Google Workspace for Education Batch 2 dan 3

Kami sampaikan dengan hormat, berdasarkan hasil seleksi penerimaan peserta Pelatihan Google Workspace for Education, berikut daftar calon peserta yang terpilih untuk mengikuti Pelatihan tersebut pada domain belajar.id.

http://gg.gg/HasilSeleksiPesertaGoogleBatch2dan3

Kami ucapkan Selamat kepada Bapak/Ibu yang terpilih untuk mengikuti pelatihan. 

Sebagai persiapan, Bapak/Ibu harus: 

  1. Menginstall Chrome terbaru di hp dan komputer Bapak/Ibu.
  2. Menginstall Google Drive, Google Classroom, dan Google Meet di hp Bapak/Ibu.

Informasi selengkapnya akan disampaikan melalui email Google Suite Bapak/Ibu oleh fasilitator masing-masing kelas.

BisMat, Program Unggulan Terbaru PPPPTK Matematika

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika secara resmi telah meluncurkan program unggulan terbaru, yaitu Bincang-bincang Seputar Matematika (BisMat), Jumat, 19 Maret 2021. Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., menjelaskan pada saat penayangan perdana tersebut bahwa program ini dirancang dalam bentuk obrolan santai dan menarik dengan membahas tema seputar matematika. 

Siaran perdana Program BisMat, Jumat (19/3/2021) dengan tema: Titik-titik Kritis yang Terabaikan Pada Pembelajaran Matematika.

Program BisMat akan dilaksanakan setiap Jumat minggu ketiga setiap bulannya. Progam ini ditujukan terutama untuk guru matematika di semua jenjang serta ditujukan juga kepada pemerhati dan pencinta matematika. Untuk mengikuti program BisMat, peserta yang tertarik bisa bergabung melalui zoom meeting secara gratis atau menyimak siaran langsung yang ditayangkan melalui kanal YouTube: p4tkmatematika kemdikbud. 

Pada penayangan perdana BisMat Edisi 1, menghadirkan tiga orang pembicara dari widyaiswara PPPPTK Matematika, yaitu Sigit Tri Guntoro, M.Si, Untung Trisna Suwaji, S.Pd., M.Si, dan Wiworo, S.Si.,MM. Bersama ketiga pembicara tersebut, peserta diajak menyimak perbincangan menarik mengenai Titik-titik Kritis yang Terabaikan Pada Pembelajaran Matematika. Tema tersebut disampaikan secara menarik seperti sedang melakukan obrolan ringan tetapi fokus kepada materi matematika sehingga peserta yang mengikuti acara bincang-bincang ini dapat lebih mudah memahami tema yang dibahas tersebut. 

Secara umum, peluncuran program BisMat Edisi 1 berjalan dengan lancar dan sukses. Siaran yang ditayangkan dari awal hingga berakhir acara, berlangsung lancar tanpa ada kendala teknis. Selain itu antusiame peserta cukup baik dengan terlihat adanya komunikasi dua arah sebagai respon positif terhadap materi yang disampaikan oleh pembicara. (RK)

Perkuat Pengelolaan Arsip di PPPPTK Matematika, 30 Pegawai PPPPTK Matematika Ikuti IHT Pengelolaan Arsip Inaktif

Yogyakarta – Untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan pegawai yang menangani pengelolaan arsip bagi SDM yang bertugas mengelola arsip di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, maka diselenggarakan IHT Pengelolaan Arsip Inaktif selama 3 hari, dari tanggal 16 s.d. 18 Maret 2021. IHT dilaksanakan secara tatap muka di PPPPTK Matematika dengan diikuti 30 pegawai yang tersebar di pokja, subpokja, agen, dan urusan.

Pembukaan IHT Pengelolaan Arsip Inaktif oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., Selasa (16/3/2021)

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., di Aula Ki Hadjar Dewantara Lt. 2, Selasa (16/3/2021). Dalam IHT ini menghadirkan pakar sesuai bidangnya, yaitu Arsiparis dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Drs. Widoyoko, MAP.

Selama pelaksanaan IHT tersebut, peserta akan dilatih bagaimana mengelola arsip  aktif dan inaktif, yaitu arsip yang digunakan secara langsung dan tidak langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Selanjutnya peserta diajarkan bagaimana cara menyusun daftar arsip inaktif PPPPTK Matematika, sehingga dapat diusulkan untuk pemusnahan arsip.

Peserta IHT Pengelolaan Arsip Inaktif secara berkelompok melakukan praktek pengelolaan arsip.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi kearsipan secara teori saja, tetapi sebagian besar adalah melakukan praktek langsung bagaimana melakukan pengelolaan arsip inaktif dengan didampingi oleh narasumber, Dr. Widoyoko, MAP. (RK)

Kemdikbud Serahkan Piagam ZI-WBK/WBBM kepada 17 Satker di Lingkungan Kemdikbud

Jakarta – Jumat (26/2/2021) berlangsung acara Evaluasi dan Apresiasi Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI-WBK/WBBM) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Tahun 2020 di Hotel Mulia, Jakarta. Pada acara tersebut dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan kepada 17 satker Kemdikbud yang memperoleh penghargaan, yaitu 2 satker penerima penghargaan WBBM dan 15 satker penerima ZI-WBK. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penilaian pelaksanaan pembangunan ZI-WBK/WBBM di lingkungan Kemendikbud Tahun 2020 yang dilakukan oleh Kementerian PANRB. 

Penyerahan piagam penghargaan kepada masing-masing satker penerima piagam ZI-WBK/WBBM dilakukan oleh Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala), Mustangimah disaksikan oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdikbud, Prof. Ainun Na’im, Ph.D., dan Inspektur Jenderal Kemdikbud, Chatarina Muliana Girsang yang mengikuti secara daring.

Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., sebagai salah satu peraih ZI-WBK menerima piagam penghargaan ZI-WBK yang diserahkan oleh Kabiro Ortala Kemdikbud, Mustangimah.

Penerima Penghargaan ZI-WBBM dan ZI-WBK berfoto Bersama usai menerima piagam penghargaan di Hotel Mulia Jakarta, Jumat (26/2/2021)

Dalam acara tersebut, Inspektur Jenderal Kemdikbud, Chatarina Muliana Girsang, menyatakan apresiasi atas capaian yang diraih oleh Kemdikbud di tahun 2020 karena dari sisi jumlah penerima penghargaan mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Chatarina mengungkapkan dari 81 satker yang diusulkan di lingkungan Kemdikbud dan setelah dilakukan penilaian internal oleh Irjen Kemdikbud, maka 65 satker kemudian diusulkan  ke Kementerian PANRB hingga akhirnya 17 satker Kemdikbud berhasil memperoleh predikat ZI-WBK/WBBM. Secara akumulatif sejak tahun 2017, Kemdikbud telah berhasil memiliki 30 satker yang telah menerima penghargaan ini.

Atas capaian ini, Sesjen Kemdikbud, Prof. Ainun Na’im, Ph.D., mengharapkan agar satker yang menerima penghargaan dapat memegang amanah dan menjadi contoh bagi satker lainnya.

“Satker yang telah mendapat predikat ZI-WBK/WBBM tidak hanya berhenti pada status formal tetapi secara substansi harus memberikan layanan. Sikap anti korupsi, efesien, dan efektif harus menjadi kultur organisasi kita.” Pungkas Ainun. (RK)

PPPPTK Matematika Raih Predikat WBK

Pusat Pengembangan dan Pembedayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atas partisipasinya sebagai unit kerja pelayanan dengan dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Menteri PANRB, Thahjo Kumolo dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2020, Senin (21/12/2020) yang dilaksanakan di Jakarta dan diikuti secara virtual oleh Unit Kerja penerima penghargaan. Hadir dalam acara penganugerahan tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin sekaligus memberikan sambutan dan arahan.

Proses meraih predikat WBK ini sendiri sudah ditempuh oleh PPPPTK Matematika sejak tahun 2019 dan secara konsisten terus berupaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien. Kerja keras dan komitmen tersebut didukung penuh oleh seluruh pegawai PPPPTK Matematika dari awal hingga penghargaan ini dapat diraih. Semoga dengan diraihnya predikat WBK, kinerja PPPPTK Matematika semakin meningkat dan lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (RK)  

Pengumuman Hasil Penjaringan Peserta Pelatihan Google Suite for Education

Kami sampaikan dengan hormat, berdasarkan hasil seleksi penerimaan peserta Pelatihan Google Suite for Education, berikut daftar calon peserta yang terpilih untuk mengikuti Pelatihan tersebut pada domain belajar.id.

http://gg.gg/HasilSeleksiPesertaGSuite

Kami ucapkan Selamat kepada Bapak/Ibu yang terpilih untuk mengikuti pelatihan. 

Sebagai persiapan, Bapak/Ibu harus: 

  1. Menginstall Chrome terbaru di hp dan komputer Bapak/Ibu.
  2. Menginstall Google Drive, Google Classroom, dan Google Meet di hp Bapak/Ibu.

Informasi selengkapnya akan disampaikan melalui email Google Suite Bapak/Ibu oleh fasilitator masing-masing kelas.

Mendikbud Sampaikan Komitmen Perjuangkan Hak Guru pada Peringatan Hari Guru Nasional 2020

Yogyakarta – Peringatan Hari Guru Nasional, Rabu, 25 November 2020 berlangsung khidmat dan terbatas di tengah situasi pandemi Covid-19. Tidak seperti tahun- tahun sebelumnya, PPPPTK Matematika mengikuti upacara yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) secara luring melalui kanal sosial media resmi Kemdikbud. 

E:\DOWNLOADS\Flayer Hari Guru Nasional 2020_Rev 1.jpg

Menyimak pidato Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, pada upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2020, Kemdikbud telah menyatakan komitmennya sejak awal untuk bersungguh-sungguh memperjuangkan hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, dan peningkatan kesejahteraan guru. Berbagai kebijakan dan program yang telah dibuat oleh Kemdikbud dalam masa pandemi ini, diantaranya yaitu:

  1. Bantuan kuota dan internet.
  2. Fleksibilitas penggunaan dana BOS.
  3. Pengalokasian BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk bantuan Covid-19.
  4. Bantuan Subsidi Upah untuk guru dan tenaga kependidikan Non-PNS.
  5. Kurikulum Darurat.
  6. Program Guru Belajar.
  7. Laman Guru Berbagi.
  8. Program Belajar dari Rumah TVRI.
  9. Seri Webinar Masa Pandemi.

“Semua kebijakan dan program Kemdikbud ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia, “ ungkap Nadiem.

Selanjutnya, Nadiem juga mengatakan bahwa tahun 2021, Kemdikbud berkomitmen memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru-guru non-PNS menjadi guru ASN PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah. (RK)

SeNdiMat VIII Bahas Isu Pembelajaran Matematika di Era New Normal

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika sukses menggelar Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SeNdiMat) VIII yang berlangsung tanggal 18 s.d. 19 November 2020. SeNdiMat VIII ini diikuti oleh 828 orang terdiri dari guru matematika, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dari berbagai provinsi di Indonesia, serta widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) dari PPPPTK Matematika dan SEAMEO QITEP in Mathematics.

Pelaksanaan SeNdiMat yang telah memasuki tahun ke delapan ini dilaksanakan secara daring mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Melihat situasi pembelajaran dengan berbagai problematikanya akibat situasi pandemi, PPPPTK Matematika menjawab tantangan tersebut dengan mengangkat tema SeNdiMat VIII: ”Pembelajaran Matematika di Era New Normal: Kebijakan, Pelaksanaan, dan Problematikanya.” 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-11-18 at 5.48.10 PM.jpeg
Direktur GTK Dikdas, Ditjen GTK, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., membuka kegiatan SeNdiMat VIII, Rabu (18/11/2020)

Kegiatan SeNdiMat VIII menghadirkan keynote speaker, Direktur GTK Dikdas, Ditjen GTK, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., Prof. Dr. C. Asri Budiningsih, M.Pd (Guru Besar Prodi Teknologi Pembelajaran, Pasca Sarjana UNY), dan Jakim Wiyoto, S.Si (Pengembang Teknologi Pembelajaran di PPPPTK Matematika). Sedangkan untuk pembicara pada sesi paralel menghadirkan pembicara sebanyak 12 orang terdiri dari unsur Guru Matematika, Kepala Sekolah, dan Widyaiswara dari PPPPTK Matematika.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., menyebutkan bahwa pelaksanaan SeNdiMat ini sebagai upaya untuk mendorong dan memfasilitasi kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru matematika. Diharapkan melalui SeNdiMat ini guru dan tenaga kependidikan matematika bisa mendapatkan dan berbagai gagasan serta pengalaman terkait pembelajaran matematika.

Mewakili Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A. selaku Direktur GTK Dikdas membuka secara resmi pelaksanaan SeNdiMat VIII dan memberikan apresiasi kepada PPPPTK Matematika atas inovasi dan kreativitas yang dikembangkan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik salah satunya program SeNdiMat yang rutin dilaksanakan setahun sekali.

“Inovasi dan kreativitas dari PPPPTK Matematika sangat ditunggu baik oleh guru matematika dan juga pemerhati pendidikan. Kegiatan seperti ini sangat diharapkan dan terus dikembangan agar PPPPTK Matematika semakin dekat dengan guru matematika dan tenaga kependidikan matematika.” Ujar Rachmadi. (RK)

Jakim Wiyoto, S.Si., (kiri) menyampaikan materi Integrasi Aktivitas Rancang Bangung dalam Pembelajaran Matematika, pada sesi pleno, Rabu (18/11/2020)  dengan moderator, Yudom Rudianto, S.Si., M.Pd.

Sambut Usia 40 Tahun, PPPPTK Matematika Siap Transformasi Diri

Yogyakarta – Memperingati hari jadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika ke-40, PPPPTK Matematika mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) dengan tema: “40 Tahun PPPPTK Matematika Berkarya, Menyongsong Balai Besar Guru Penggerak (BBGP)”, Selasa (17/11/2020) di PPPPTK Matematika. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (GTK Dikdas),mantan Kepala PPPG Matematika dan Kepala PPPPTK Matematika, Perwakilan Dinas Pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Perwakilan UPT Kemdikbud wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, purnakarya PPPPTK Matematika, serta pegawai PPPPTK Matematika. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-11-17 at 3.45.24 PM.jpeg
Dirjen GTK, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., membuka kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika, Selasa (17/11/2020) di PPPPTK Matematika.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Dr. Iwan Syahril, Ph.D., hadir sebagai keynote speaker sekaligus membuka secara resmi kegiatan diskusi tersebut secara daring. Dalam kesempatan tersebut, Iwan Syahril menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PPPPTK Matematika yang ke-40 dan berharap PPPPTK Matematika akan menuju tahap yang lebih bermakna.

Menyongsong era baru ini, Iwan Syahril mengatakan PPPPTK Matematika perlu melakukan transformasi untuk mencapai suatu tujuan yang lebih besar dalam ekosistem pendidikan. Bentuk transformasi yang dilakukan adalah dengan menjadikan PPPPTK sebagai pusat unggulan pembelajaran bagi guru dan melakukan perubahan cara melakukan pelatihan dimana pelatihan guru dimulai dari apa yang menjadi kebutuhan murid. 

“Visi ke depan adalah menciptakan ekosistem pembelajaran yang aktif, dinamis, dan inklusif. Selain itu menerapkan kemitraan dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan eksternal dan internal. Terciptanya ekosistem yang nyaman dan relevan sesuai kebutuhan yang ada di daerah masing-masing sehingga permasalah yang ada di daerah bisa langsung ditangani.” Demikian dijelaskan oleh Iwan Syahril.

Menyambung paparan dari Dirjen GTK, selanjutnya Direktur GTK Dikdas, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., menjelaskan tujuan pembentukan BBGP yaitu untuk meningkatkan inovasi dan kolaborasi yang menunjang pembelajaran di sekolah, meningkatkan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan guru, dan meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar bagi guru.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-11-17 at 3.45.47 PM.jpeg
Sesi foto bersama dengan Mantan Kepala PPPG dan PPPPTK Matematika.

Sessi siang hari dilanjutkan dengan diskusi panel dengan menghadirkan mantan Kepala PPPG dan PPPPTK Matematika yaitu Heri Sukarman, M.Sc. Ed. dan Kasman Sulyono, M.M., serta pejabat dari Dinas Dikpora DIY dan Dinas Pendidikan Kab. Sleman. Sessi ini dipandu moderator oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Hari Suryanto, S.IP., M.PA. Pada kesempatan ini peserta FGD mendengarkan saran dan masukan dari para sesepuh mengenai perkembangan PPPPTK Matematika ke depan agar siap menyongsong era baru menjadi Balai Besar Guru Penggerak, serta harapan-harapan dari Dinas Dikpora DIY dan Dinas Pendidikan Kab. Sleman terkait kerjasama peningkatan mutu Pendidikan di DIY (RK)