Home » BERITA » Umum

Category Archives: Umum

Archives

Categories

Pegawai PPPPTK Matematika Ikuti HUT ke-75 RI secara Virtual

Yogyakarta – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 ditengah pandemi Covid-19 dilaksanakan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Senin, 17 Agustus 2020, seluruh pegawai PPPPTK Matematika mengikuti upacara secara virtual melalui link https://youtube.com/HumasJogja dan http://jitv.jogjaprov.go.id.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-08-17 at 9.49.35 AM.jpeg
Poto 1. Pegawai PPPPTK Matematika mengikuti Upacara HUT ke-75 RI secara virtual dari tempat masing-masing.

Hal ini berdasarkan Edaran Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 003/12498 tanggal 14 Agustus 2020 bahwa dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 di Daerah Istimewa Yogyakarta, seluruh seluruh ASN maupun Tenaga Bantu pada instansi pusat maupun daerah serta karyawan/ karyawati BUMN/ BUMD di Daerah Istimewa Yogyakarta wajib mengikuti upacara tersebut secara live streaming dari tempat tinggal masing-masing.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-08-17 at 9.47.05 AM.jpeg
Poto 2. Pegawai PPPPTK Matematika mengikuti Upacara HUT ke-75 RI secara virtual dari tempat masing-masing.

Sebagai bukti telah mengikuti upacara tersebut setiap pegawai wajib mengambil poto tanda bukti pada saat upacara berlangsung untuk disampaikan secara kolektif kepada instansi masing-masing dan mengisi presensi pada tautan yang disediakan. (RK) 

Kunjungan Direktur GTK Dikdas

Yogyakarta – Kamis (30/7/2020), Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (GTK Dikdas), Kemdikbud, Dr. Rachmadi Widddiharto, M.A., berkunjung ke PPPPTK Matematika dalam rangka ramah tamah yang berlangsung di Ruang Sidang Euclid dan dihadiri widyaiswara dan pejabat fungsional PPPPTK Matematika.

Direktur GTK Dikdas, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., melakukan kunjungan ke PPPPTK Matematika, Kamis (30/7/2020)

Dalam acara tersebut, Rachmadi menyinggung tentang masih lemahnya pendidikan di Indonesia. Untuk itu perlu diupayakan usaha-usaha maksimal dalam menyelesaikan masalah tersebut. Indikator lemahnya pendidikan di Indonesia dapat dilihat dari prestasi belajar siswa yang belum muncul atau terlihat dalam berbagai kompetisi pendidikan baik secara regional maupun internasional.

“Perlu inovasi untuk meningkatkan pendidikan karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama sehingga perlu melibatkan organisasi atau lembaga non pemerintah. Organisasi dan lembaga non pemerintah diminta turut andil dalam memajukan pendidikan, salah satu cara dengan kegiatan Organisasi Penggerak.” Ujarnya.

Rachmadi juga mengatakan bahwa Kemdikbud adalah rumah besar kita oleh sebab itu mari saling menguatkan untuk memajukan pendidikan di tanah air. (CS/RK)

Kemendikbud akan Evaluasi Lanjutan Program Organisasi Penggerak

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor: 194/sipres/A6/VII/2020

Jakarta, Kemendikbud – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan evaluasi lanjutan untuk menyempurnakan Program Organisasi Penggerak (POP). Proses evaluasi lanjutan akan melibatkan pakar pendidikan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga negara. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa penyempurnaan dan evaluasi lanjutan dilakukan setelah pemerintah menerima masukan dari berbagai pihak. “Saya berterima kasih atas berbagai masukan yang ada. Kita semua sepakat bahwa Program Organisasi Penggerak merupakan gerakan bersama masyarakat untuk memajukan pendidikan nasional,” kata Mendikbud di Jakarta, Jumat (24/7). 

Kemendikbud juga akan semakin melibatkan peran organisasi-organisasi yang selama ini telah andil dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. “Tanpa peran aktif organisasi dengan sejarah perjuangan yang panjang, pencapaian pendidikan kita tidak mungkin sampai pada titik ini. Untuk itu merupakan kehormatan bagi kami untuk bisa berdiskusi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak demi kesuksesan Program Organisasi Penggerak,” ungkap Mendikbud. 

Proses evaluasi lanjutan yang sedang disiapkan tentang tata laksana POP dirancang untuk meliputi: verifikasi yang lebih ketat mengenai kredibilitas organisasi peserta program yang di dalamnya termasuk memerhatikan rekam jejak integritas dari organisasi tersebut, koordinasi keamanan serta keselamatan pelaksanaan program selama masa pandemi Covid-19, serta menerapkan proses audit keseluruhan dari proses yang telah dilakukan. Semuanya dilandasi semangat agar visi awal POP akan terlindungi secara berkelanjutan. 

“Organisasi penggerak juga tidak perlu khawatir dengan evaluasi lanjutan dan penyempurnaan program ini. Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan dedikasi dalam mengikuti keseluruhan proses, dan terlebih lagi atas semua kontribusinya bagi pendidikan Indonesia selama ini. Pemerintah akan terus mengupayakan prinsip gotong royong dalam menyelenggarakan berbagai program dan mencapai tujuan kita bersama,” kata Mendikbud.

Program Organisasi Penggerak dirancang agar Kemendikbud dapat belajar dari inovasi-inovasi pembelajaran terbaik yang digerakan masyarakat. Kemendikbud memberikan dukungan untuk memperbesar skala gerakan agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas. Saat ini 4.464 organisasi telah mendaftar di program POP ini dan kemudian mengikuti proses evaluasi proposal yang terdiri atas seleksi administrasi, substansi, dan verifikasi. Program ini nantinya akan fokus kepada berbagai upaya pengembangan literasi, numerasi, dan karakter di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Jakarta, 24 Juli 2020
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Laman : www.kemdikbud.go.id
Laman: kemdikbud.go.id

Webinar Pembelajaran dengan Memanfaatkan TIK di Masa Pandemi

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-07-24 at 2.43.55 PM.jpeg
Pemateri dalam Webinar ke-2 PPPPTK Matematika sedang menyampaikan materi bahasan mengenai pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, Jumat (24/7/2020).

Yogyakarta – Jumat (24/7/2020), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) ke-2, dengan membahas topik mengenai pembelajaran dengan memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di masa pandemi Covid-19.  Webinar yang berlangsung mulai pukul 13.30 – 15.00 WIB tercatat diikuti oleh 433 peserta terdiri dari guru SD, guru matematika SMP, SMA, SMK, dan Tenaga Kependidikan dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Bahasan pembelajaran dengan pemanfaatan TIK di masa pandemi Covid-19, menurut Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., relevan karena situasi saat ini mendorong guru untuk menguasai TIK dalam pelaksanaan pembelajaran. 

“Guru perlu meningkatkan keterampilan penguasaan media pembelajaran dan melek terhadap teknologi karena pembelajaran akan menarik jika menggunakan teknologi informasi dengan adanya kemudahan-kemudahan dari teknologi tersebut. Pemanfaatan teknologi akan membantu dan memudahkan siswa dalam memahami pembelajaran yang disampaikan.” Papar Sarjilah dalam paparannya sebagai keynote speaker pada Webinar tersebut.

Webinar ke-2 ini membahas 2 judul materi yaitu Optimalisasi Animasi Powerpoint dan Augmented Reality (AR) untuk Pembelajaran. Materi pertama disampaikan oleh widyaiswara PPPPTK Matematika, Joko Purnomo, M.T. Dalam materi ini dijelaskan perlunya animasi powerpoint dalam pembelajaran karena dengan animasi dapat membantu memperjelas suatu konsep dan lebih mudah menunjukkan materi yang sulit dibayangkan, selain itu juga untuk membuat pembelajaran lebih menarik.

Materi selanjutnya adalah mengenai Augmented Reality (AR) untuk Pembelajaran disampaikan oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), Anang Heni T., S.Sos., M.Sn. Pada bahasan materi ini peserta diberi pengenalan mengenai AR yang dapat dimanfaatkan di dalam media pembelajaran. Peserta juga diajak melakukan simulasi penggunaan AR dalam pembelajaran. (RK)

Materi Webinar ke-2 dalam diunduh pada link ini.

Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gelombang III

Yogyakarta – Kamis (23/7/2020), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melaksanakan Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gelombang III secara tatap muka dan daring. Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Prof. Ainun Na’im Ph.D., melantik 139 pejabat Kemdikbud yang dialihkan/disetarakan ke dalam jabatan fungsional.

Proses pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemdikbud yang berada di Provinsi DIY secara daring di LPMP DIY, Kamis (23/7/2020).

Pelantikan pejabat fungsional dari semua UPT di DIY dilaksanakan di LPMP DIY.  Untuk PPPPTK Matematika, ada 7 orang yang mengikuti pelantikan tersebut secara daring di LPMP DIY, yaitu:

  1. Rahmat Siswanto, S.E., M.M.
  2. Harwasono, S.Kom., M.M.
  3. Hari Suryanto, S.IP., M.P.A.
  4. Esti Sulastinah, S.H., M.Hum.
  5. Yuliawanto, M.Si.
  6. Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd.
  7. Anna Tri Lestari, S.IP., MPA.

Ainun Na’im menjelaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional di lingkungan Kemdikbud ini merupakan tindak lanjut penyederhanaan birokrasi sesuai arahan Presiden RI berkaitan dengan langkah-langkah strategis penataan kelembagaan dan juga pengalihan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional agar birokrasi semakin baik, efesien, dan efektif dalam melayani masyarakat.

“Langkah konkrit penyederhanaan birokrasi di Kemdikbud adalah ditetapkannya Permendikbud Nomor 26 tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu menyangkut struktur organisasi UPT yang telah meniadakan sebagian besar unit eselon 3 dan 4. Para pejabat administrator dan pengawas selanjutnya dialihkan/disetarakan ke dalam jabatan fungsional yang dibutuhkan Kemdikbud.” 

Selanjutnya kepada seluruh pejabat fungsional yang telah dilantik, Ainun Na’im minta agar segera menyesuaikan diri dan menyesuaikan cara kerja sehingga memenuhi harapan keefesiensian dan keefektifan birokrasi. (RK) 

Sambut Tahun Ajaran Baru, PPPPTK Matematika Selenggarakan Webinar Tentang Penilaian dan Pembelajaran Matematika

Yogyakarta – Jumat (17/7/2020), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menyelenggarakan Web Seminar (Webinar)  dengan diikuti 238 peserta terdiri dari Guru SD, Guru Matematika SMP, SMA, SMK, dan Tenaga Kependidikan. 

Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Webinar, Jumat (17/7/2020).

Dalam kegiatan Webinar tersebut membahas dua tema yaitu mengenai Penilaian Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi dan Cara Mudah Membuat Soal HOTS  (Higher Order Thinking Skills), dengan masing-masing pembicara Sumaryanta, M.Pd., dan Sumadi, S.Pd., M.Si. Keduanya adalah widyaiswara di PPPPTK Matematika.

Keynote speaker sekaligus Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., dalam sambutan pembukaannya menjelaskan di masa pandemi dan transisi era kenormalan baru tentunya para guru dan tenaga kependidikan tetap harus fokus pada bidang tugas masing-masing dalam melaksanakan pembelajaran bagi anak didik. 

“Saat ini tahun ajaran baru telah dimulai dan dalam masa seperti ini guru juga selain dituntut untuk menguasai materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, juga harus menguasai evaluasi/penilaian pembelajaran. Tentunya banyak hal-hal yang harus kita ketahui sehingga kegiatan pedagogis dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Sarjilah.

E:\DOWNLOADS\Skype_Picture_2020_07_17T07_20_11_004Z.jpeg
Pembicara pada webinar, Sumaryanta, M.Pd., (no 1 dari kiri) dan Sumadi, S.Pd., M.Si. (no 2 dari kiri)

Bersamaan dengan kondisi pandemi dan tahun ajaran baru ini, PPPPTK Matematika dirasa perlu memberikan wawasan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk mengkaji bersama mengenai bagaimana melakukan penilaian pembelajaran yang tepat sekaligus juga memberi wawasan bagaimana cara menyusun soal pembelajaran HOTS. Diharapkan melalui webinar ini dapat memberi manfaat dalam kegiatan pembelajaran dalam masa pandemi ini. (RK)

Materi Webinar dapat diunduh di link ini.

Jadwal Kegiatan PPPPTK Matematika Tahun 2020 Berdasarkan RKAKL Rev.04.03, 27 Juni 2020

Tarif Sewa Fasilitas

Gerakan AJarMat Bawa PPPPTK Matematika Lolos Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020

Yogyakarta – Program Gerakan Ayo Belajar Matematika (AJarMat) yang dimiliki oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika berhasil masuk dalam Top 99 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020. Dalam kompetisi ini, PPPPTK Matematika berhasil lolos dari total 2.250 proposal yang masuk dan dinilai oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Kementerian PANRB dalam Surat Pengumuman Nomor: B/153/PP.00.05/2020 tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Publik selaku Ketua Sekretariat KIPP 2020 tanggal 18 Juni 2020.

G:\0B4A6032.JPG
Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., bersama penggagas AJarMat, Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., menyampaikan buku Saku AJarMat kepada masyarakat dalam aksi sosial bulan April 2020.

Selanjutnya, PPPPTK Matematika berhak mengikuti seleksi untuk mendapatkan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovations 2020. Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., akan menyampaikan presentasi dan wawancara secara virtual di hadapan Tim Panel Independen pada hari Selasa, 30 Juni 2020. 

Gerakan AJarMat dilaksanakan oleh PPPPTK Matematika dengan memberdayakan alumni yang disebut Kader AJarMat dalam mengawal dan membantu orang tua mendampingi anaknya belajar matematika. Program ini diluncurkan sejak tanggal 7 November 2019 oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Dr. Supriano, M.Ed. Untuk membantu orang tua dalam mendampingi anak belajar matematika, telah diterbitkan pula buku saku sebagai pegangan bagi orang tua oleh PPPPTK Matematika. Buku saku yang telah diterbitkan adalah Buku Saku Gerakan Ayo Belajar Matematika (AJarMat) Seri 1: “Matematika itu Tidak Sulit Koq…?!” dan Buku Saku Gerakan Ayo Belajar Matematika (AJarMat) Seri 2: “Mendampingi Anak SD Kelas Awal Belajar Matematika”. 

Selain itu, untuk memberikan pelayanan yang optimal, PPPPTK Matematika juga membuka Klinik Pembelajaran Matematika daring di grup Facebook dengan nama Klinik AJarMat. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi secara lengkap mengenai Gerakan AJarMat dapat mengakses alamat  http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/ajarmat/ .(RK)

Dr. Rachmadi Widdiharto Resmi Dilantik sebagai Pejabat Tinggi Pratama Kemdikbud

Yogyakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemdikbud) PPPPPTK, Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A., mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) melantik 13 Pejabat Tinggi Pratama, 1 Rektor, dan 5 Pejabat Fungsional Ahli Utama di Jakarta, Kamis (04/06/2020). 

E:\DOWNLOADS\Pelantikan Rachmadi_1b Rev 2.jpg

Dr. Drs. Rachmadi Widdiharto, M.A., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Program dan Informasi di PPPPTK Matematika dilantik sebagai Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Sebagai informasi, karir beliau di PPPPTK Matematika dimulai sebagai widyaiswara sejak tahun 2003 dan kemudian menjadi Kepala Bidang Program dan Informasi sejak tahun 2017.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan oleh Sesjen Kemdikbud, seluruh pejabat yang baru dilantik mendapat arahan oleh Ainun Na’im untuk segera melakukan koordinasi internal dan penyesuaian tugas sesuai dengan kondisi new normal. “Kesenjangan pendidikan terlihat setelah pembelajaran jarak jauh diterapkan akibat pandemi Covid-19, sehingga masalah kesenjangan ini sudah tentu menjadi salah satu tugas dan tanggung jawab bagi saudara-saudara sekalian yang dilantik untuk mencarikan solusinya,” demikian disampaikan oleh Ainun Na’im dalam sambutannya.

Suasana pelantikan Dr. Drs. Rachmadi Widdiharto, M.A., disaksikan oleh seluruh pejabat struktural dan fungsional PPPPTK Matematika dan PPPPTK Seni dan Budaya.

Pada acara pelantikan yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kemdikbud RI, seluruh pejabat struktural dan fungsional yang ada di lingkungan PPPPTK Matematika dan PPPPTK Seni dan Budaya turut hadir menyaksikan secara bersama-sama prosesi pelantikan di PPPPTK Matematika. (RK)