Home » BERITA » Kediklatan

Category Archives: Kediklatan

Archives

Categories

PENGUMUMAN PENJARINGAN PESERTA PELATIHAN ETT JENJANG SD DAN PELATIHAN E-PENSA JENJANG SMP

E:\DOWNLOADS\Pengumuman Lolos ETT dan Epensa.jpg

Kami sampaikan dengan hormat, bahwa pada tahun 2020 PPPPTK Matematika melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi guru SD dan SMP melalui pelatihan yang diselenggarakan secara daring. Pada tanggal 29 Juni s.d 5 Juli 2020, PPPPTK melakukan Penjaringan Peserta Pelatihan ETT (E-Training Terstruktur) Jenjang SD dan Penjaringan Peserta Pelatihan E-Pensa Jenjang SMP.

Berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh tim seleksi PPPPTK Matematika, maka ditetapkan nama-nama peserta, yang dapat dilihat pada link berikut.

  1. Peserta Pelatihan ETT (E-Training Terstruktur) Jenjang SD 
  2. Peserta Pelatihan E-Pensa Jenjang SMP

Pengumuman Penjaringan Peserta Pelatihan ETT (E-Training Terstruktur) Jenjang SMA dan SMK

Kami sampaikan dengan hormat, bahwa pada tahun 2020 PPPPTK Matematika melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi guru matematika SMA/SMK. Berdasarkan hasil seleksi terkait Penjaringan Peserta Pelatihan ETT (E-Training Terstruktur) Jenjang SMA dan SMK PPPPTK Matematika 2020 maka kami telah menetapkan nama-nama pesertanya.

Pelatihan akan dilaksanakan secara daring penuh (full online) mulai tanggal 6 s.d 18 Juli 2020.

Pengumuman Daftar Peserta Pelatihan ETT Jenjang SMA/SMK.

Mahasiswa Prodi Matematika FKIP UMS Ikuti Bimtek di PPPPTK Matematika secara Daring

Yogyakarta – Rabu, 24 Juni 2020, sebanyak 50 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh  Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika Yogyakarta (PPPPTK) Matematika secara daring melalui webex cisco meeting. Bimtek daring ini dilaksanakan sebagai salah satu terobosan fasilitasi PPPPTK Matematika di masa pandemi COVID-19.

Materi Bimtek disampaikan oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) PPPPTK Matematika, Anang Heni Tarmoko, S.Sos., M.Sn, mengenai Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Augmented Reality (Pengenalan).  Bentuk pelaksanaan Bimtek diadakan secara vicon sebanyak 2 Jam Pelajaran (JP) dan kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran dan penugasan melalui LMS selama 2 hari yang setara dengan 6 JP.

E:\DOWNLOADS\2020_06_24_09_22_12_.jpg
Peserta Bimtek dari Prodi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan Pembukaan, Rabu 24 Juni 2020.

“Meskipun pelaksanaan Bimtek ini dilaksanakan secara daring, namun kualitas pelayanan yang diberikan oleh PPPPTK Matematika terhadap pembelajaran secara daring sama dengan pembelajaran secara luring.” Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi dan Peningkatan Kompetensi, Dra. Puji Iryanti, M.Sc.Ed., pada saat membuka kegiatan Bimtek tersebut. Pelaksanaan Bimtek secara daring ini merupakan penyesuaian akibat kondisi yang sedang terjadi saat ini sehingga pembelajaran dilakukan secara daring. 

Kepala Prodi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dra. Sri Sutarni, M.Pd, pada kesempatan tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada PPPPTK Matematika karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar sehingga dapat meningkatkan kompetensi yang pada akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pembelajaran matematika di Indonesia. (RK)

Plt. Kepala PPPPTK Matematika Tutup Pelatihan ETT

Yogyakarta – Kegiatan Pelatihan E-Training Terstruktur (ETT) Jenjang SMP dan SMA/SMK yang dilaksanakan tanggal 7 s.d 18 April 2020 oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika secara resmi telah ditutup oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., Senin, (27/4/2020) melalui webex video conference. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Penanggung Jawab Kegiatan Jenjang SMA/SMK, Esti Sulastinah, S.H., M.Hum., penutupan dilaksanakan hari ini karena menunggu batas akhir sesi penugasan telah dipenuhi oleh peserta pelatihan.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-04-27 at 1.34.22 PM.jpeg
Peserta Diklat ETT, Akhmad Hamami, S.Pd., dari SMP Negeri 26, Kota Tangerang (kanan bawah) dan  I Wayan Suarma SMK Pariwisata Triatma Jaya, Badung (kiri bawah), menyampaikan pesan dan kesan kepada Plt. Kepala PPPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., selama mengikuti Diklat.

Pelatihan ETT jenjang SMP dan SMA/SMK masing-masing diikuti oleh 30 orang guru matematika yang berasal dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia. Dalam pelatihan ini, peserta mengikuti kegiatan secara daring penuh melalui situs http://p4tkmatematika. kemdikbud.go.id/ett/ dan disetarakan dengan 36 jam pelajaran.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi pelatihan yaitu: Kebijakan PPPPTK Matematika tentang Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru secara Daring, Pengenalan Sistem ETT, Pemanfaatan, Internet untuk Pembelajaran Matematika, GeoGebra, dan Power Point, ditambah dengan pretes dan postest sebagai salah satu instrumen untuk memberi penilaian peserta pada akhir pelatihan.

Dilaporkan selama pelaksanaan pelatihan, peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan beberapa usulan dari peserta mengenai pelatihan yaitu untuk menambah alokasi waktu pelatihan karena banyaknya tugas yang harus dikerjakan oleh peserta dan materi pelajaran agar dijelaskan melalui video dan diunggah di YouTube PPPPTK Matematika. (RK)

Resmi Ditutup, Peserta Pelatihan E-Pensa Sampaikan Ucapan Terima Kasih

Yogyakarta – Sabtu (25/4/2020) Pelatihan E-Pensa (Penalaran Spasial) Guru Matematika SMP yang dilakukan secara daring resmi ditutup oleh Plt. Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Dr. Dra. Sarjilah., M.Pd., melalui webex video conference. Penutupan dihadiri oleh pejabat struktural, fasilitator, peserta pelatihan, dan panitia penyelenggara kegiatan.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Penanggung Jawab Kegiatan, Sriyanti, M.Hum., meskipun pelatihan secara resmi sudah ditutup, hasil akademis atau kelulusan pelatihan belum bisa dilaporkan karena peserta masih memiliki beberapa penugasan yang harus diselesaikan dan dilengkapi, termasuk pelaksanaan Post Test.

Namun demikian, Sarjilah tetap menyatakan rasa bangga dan mengapresiasi peserta karena tetap berkomitmen mengikuti kegiatan pelatihan hingga selesai. “Pastinya ini hanya bisa dilakukan oleh guru-guru yang memiliki semangat untuk meningkatkan kompetensinya. Mengikuti pelatihan daring dalam masa pandemi yang mengharuskan bekerja dari rumah tentunya memiliki tantangan tersendiri, baik dari pelaksanaan tugasnya yang harus paralel dengan tugas lainnya, maupun dari sisi jaringan atau sinyal.”

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-04-27 at 9.02.24 AM.jpeg
Penutupan E-Pensa melalui webex video conference, Jumat (24/4/2020)

Dalam video conference penutupan tersebut, peserta menyatakan ucapan terima kasih karena telah diberi kesempatan oleh PPPPTK Matematika untuk menjadi peserta Pelatihan E-Pensa. Peserta dari SMPN 16 Takengon, Aceh, Itin Muhlisa mengungkapkan rasa bangganya telah terpilih sebagai peserta dan mendapatkan ilmu sekaligus pengalaman baru selama mengikuti pelatihan ini. Dia juga menyampaikan harapannya agar kuota peserta ditambah untuk pelatihan di masa mendatang.

Lutfiah, peserta dari SMPN 15 Makassar, Sulawasi Selatan mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap pelatihan ini dan berjanji akan membagikan ilmu yang didapat selama mengikuti pelatihan  kepada guru matematika di daerahnya yang belum pernah mendapatkan pelatihan penalaran spasial. Sekaligus akan mengimplementasikan hasil pelatihan kepada siswanya.

Berkenaan dengan tugas-tugas yang diberikan selama pelatihan berlangsung, Endah Ekowati peserta dari SMPN 1 Sekongkang, NTB mengatakan bahwa dia mengerjakan tugas secara marathon karena kondisi yang mengharuskan tetap berada di rumah sambil mengerjakan tugas-tugas lainnya. Endah juga menyatakan ucapan terima kasih kepada pengajar dan panitia pelaksana kegiatan yang aktif menjawab setiap pertanyaan dalam diskusi di forum kegiatan pelatihan.

Peserta dari SMPN 2 Pinoh Selatan, Kalbar, Mungalim juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para fasilitator yang telah membimbing peserta pelatihan dan berharap kedepan, PPPPTK Matematika bisa meluncurkan produk khusus yang bisa dimanfaatkan melalui mobile phone berbasis android. (RK)

Penutupan Bimtek Pemanfaatan Google Classroom

Yogyakarta – Penyelenggaraan Bimtek Pemanfaatan Google Classroom secara daring telah resmi ditutup pada hari Minggu, 19 April 2020, pukul 10.30 WIB oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd. melalui video conference. Penutupan bimtek ini diikuti oleh seluruh peserta Bimtek sebanyak 33 orang, pejabat struktural, fasilitator, dan juga panitia pelaksana. Dalam arahannya, Sarjilah berpesan kepada peserta untuk mengimbaskan hasil Bimtek kepada rekan sejawat dan mengaplikasikan hasil Bimtek yang telah didapatkan. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-04-19 at 4.36.48 PM (2).jpeg
Suasana penutupan Bimtek Pemanfaatan Google Classroom melalui video conference, Minggu (19/4/2020)

Meskipun kegiatan Bimtek telah resmi ditutup, kegiatan masih dilanjutkan dengan pendampingan peserta oleh fasilitator dalam melakukan implementasi hasil Bimtek selama kurang lebih dua minggu. Oleh sebab itu, hasil kelulusan belum bisa diumumkan hingga pendampingan selesai dilaksanakan. 

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Kepala Seksi Penyelenggaraan, Yuliawanto, M.Si., menjelaskan bentuk pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator adalah dengan menjadi observer dalam kelas daring yang dibuat oleh peserta untuk siswanya. Tugasnya adalah memantau, menerima konsultasi, dan memberi masukan jika ada masalah yang dihadapi.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-04-20 at 8.47.32 AM (1).jpeg
Tampilan beberapa aktivitas kelas yang dibuat peserta dalam implementasi hasil Bimtek Pemanfaatan Google Classroom.

Agung Handoko, peserta Bimtek dari SMAN 1 Tanjung Harapan, Paser, Kalimantan Timur, mengaku mendapat pengetahuan baru dari Bimtek ini. “Kami diajarkan bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan google classroom yang baik. Mulai dari mempersiapkan materi dan naskah media sampai pelaksanaan pembelajaran dimana kita sudah melibatkan peserta didik kita di dalamnya, tentu juga banyak pengetahuan lain yang mungkin selama ini belum kami dapat.”

Peserta lain dari SMP Negeri 1 Pantai Barat, Kab. Sarmi, Prop Papua, Muhammad Luqman Afandi mengaku baru pertama kali mengikuti pembelajaran secara daring. Dia mengatakan melalui Bimtek ini dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran di sekolah agar tidak monoton dan pemanfaatan teknologi ini sangat membantu proses pembelajaran mengingat situasi wabah Covid-19, sekolah menerapkan pembelajaran dari rumah. 

Gusti Ngurah Adiana Putra dari SMKN 1 Tampaksiring SMK Gianyar Bali dan Yulia Wardani dari SDN Pinang 3, Kota Tangerang, Banten memiliki pendapat yang hampir sama mengenai penyelenggaraan Bimtek ini. Mereka mengatakan mendapatkan manfaat dan pengalaman baru selama belajar mengenai google classroom.

Kegiatan bimtek ini merupakan salah satu program PPPPTK Matematika yang dirancang untuk dilaksanakan pada masa diberlakukannya kebijakan Bekerja dari Rumah  terkait dengan Covid-19, sehingga PPPPTK Matematika tetap menjalankan tusinya dalam peningkatan kompetensi guru pada masa pandemi. Rekruitmen dilaksanakan secara terbuka dan setelah dilakukan seleksi, terpilih 34 peserta dari 34 provinsi dari pendaftar sebanyak 6025 orang. Selamat kepada para peserta. (RK)

Pelatihan E-Pensa Guru Matematika SMP, Resmi Dibuka Hari Ini

Yogyakarta – Pelatihan E-Pensa (Penalaran Spasial) bagi Guru Matematika SMP yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika mulai tanggal 14 s.d 25 April 2020 secara resmi telah dibuka oleh Plt. Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., melalui video conference, Selasa (14/4/2020) pukul 09.30 WIB. Pembukaan diikuti oleh Pejabat Struktural, fasilitator yang berasal dari unsur widyaiswara dan PTP (Pengembang Teknologi Pembelajaran), peserta pelatihan, serta panitia kegiatan. Dari 30 orang peserta yang lolos seleksi, sebanyak 27 orang peserta hadir bergabung dalam pembukaan melalui video conference ini. Sedangkan 3 orang peserta mengalami kendala teknis sehingga tidak bisa lancar terkoneksi saat pembukaan.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2020-04-14 at 12.52.12 PM.jpeg
Video Conference Pembukaan Pelatihan E-Pansa PPPPTK Matematika

Pada sambutan pembukaan, Sarjilah memberikan motivasi kepada peserta untuk memanfaatkan pelatihan E-Pensa dengan sebaik-baiknya. Pelatihan ini merupakan kegiatan lanjutan dari Pengembangan Modul Penalaran Spasial yang telah dilakukan oleh PPPPTK Matematika dengan harapan agar dapat meningkatkan kompetensi  penalaran spasial peserta sebagai salah satu indikator keberhasilan sains dan matematika, sekaligus merupakan indikator dari gerakan menuju pembelajaran STEM (Sains, Technology, Engineering, Mathematics).

Pelatihan E-Pensa diikuti oleh 30 orang guru jenjang SMP yang tersebar dari beberapa provinsi yang ada di Indonesia. Proses rekrutmen peserta diseleksi dari pendaftar kegiatan pelatihan E-Training Terstruktur tahun 2019 namun belum memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui situs http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/ett dengan total materi 36 jam pelajaran. (RK) 

Dirjen GTK Canangkan Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Gerakan Nasional

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika melakukan Pencanangan Gerakan Ayo Belajar Matematika (AJarMat) sebagai Rintisan Gerakan Nasional di tujuh titik lokasi AJarMat perwakilan wilayah di seluruh Indonesia Rabu, 27 November 2019 secara serentak melalui Video Conference (Vicon) dari PPPPTK Matematika, Jl. Kaliurang Km. 6 Yogyakarta. Ketujuh titik lokasi AJarMat yang mengikuti pencanangan Gerakan AJarMat tersebut adalah di Kab. Aceh Tamiang, Kota Jakarta Timur, Kab. Bogor, Kota Pontianak, Kota Makassar, Kota Denpasar, dan Kab. Sumba Tengah.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-27 at 11.32.11 AM.jpeg
Dirjen GTK, Dr. Supriano, M.Ed., melakukan Vicon untuk meresmikan Pencanangan Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Gerakan Nasional dari Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Pencanangan tersebut diresmikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dr. Supriano, M.Ed., melalui vicon dari Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jakarta. Dalam pernyataannya, Supriano memberikan apresiasi kepada PPPPTK Matematika karena melakukan terobosan proses pembelajaran dalam bentuk gerakan AJarMat ke masyarakat agar ikut bersama-sama membantu anak-anak menyenangi matematika.

“Mari kita mulai belajar matematika bersama-sama dengan sistem gotong royong karena ini merupakan kekuatan bangsa kita. Saya rasa AJarMat adalah cara yang baik dan bagus dan nanti bisa diterapkan lebih luas lagi karena dengan cara seperti ini kita bisa mengisi pengetahuan anak-anak kita jika belum didapatkan di sekolah bisa didapat melalui orang tua dan kelompok masyarakat,” ujar Supriano.

Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., sebelumnya menjelaskan bahwa Gerakan AjarMat merupakan program yang dimiliki oleh PPPPTK Matematika yang dicetuskan sebagai salah satu terobosan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan khususnya bidang matematika guna mengatasi stagnasi dan keterlambatan peningkatan prestasi belajar matematika siswa saat ini. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-27 at 10.26.38 AM.jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., didampingi Kepala Bidang Program dan Informasi Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., bersama widyaiswara menyapa peserta vicon dari 7 lokasi di kab/kota di Indonesia.

Inti dari Gerakan AjarMat adalah mendorong dan mengajak orang tua atau masyarakat agar ikut serta membangun iklim pendampingan yang saling asih, asah, dan asuh dalam pembelajaran matematika dengan suasana yang kreatif, inovatif, inspiratif, dan menyenangkan. Gerakan AjarMat ini memberdayakan para kader AjarMat yang telah diberi pembekalan oleh PPPPTK Matematika sebagai motor untuk menggerakkan program agar sampai ke orang tua atau anggota masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Program dan Informasi Dr. Rachmadi Widdiharto, M.A., sebagai pencetus gagasan gerakan ini menerangkan bahwa pemilihan 7 titik lokasi AJarMat yang mengikuti vicon pencanangan gerakan AJarMat adalah mempertimbangkan kesiapan dan dukungan teknis, serta representasi ke-Indonesia-an dari wilayah timur hingga ke barat. Sedangkan yang menjadi sasaran gerakan AJarMat adalah orang tua siswa (forum wali murid, komite sekolah, dan sebagainya) dan kelompok/komunitas anggota masyarakat (PKK, dasawisma, jam belajar masyarakat/JBM, dan sebagainya).

Rachmadi juga menjelaskan bahwa Gerakan AJarMat sudah dilakukan ujicoba terbatas di kab/kota yang berada di wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta dengan hasil evaluasi yang menyebutkan bahwa sebanyak 54,55% responden menyatakan sangat bermanfaat dan 43,32% menyatakan bermanfaat bagi orang tua/anggota masyarakat. Responden secara umum menyatakan bahwa aktivitas di dalam kegiatan Gerakan AJarMat menarik, bahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut mudah didapat, kader AJarMat memiliki kompeten yang baik, serta menambah wawasan dan membantu bagi pendampingan anak dalam belajar matematika.

Hasil akhir yang diharapkan dari Gerakan AJarMat sebagai Rintisan Program Nasional ini adalah untuk meningkatkan prestasi siswa. Keberhasilan siswa tidak semata tanggung jawab jalur pendidikan formal, akan tetapi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah hanyalah pembantu kelanjutan pendidikan dalam keluarga sebab pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak adalah dalam keluarga. (RK)

SeNdiMat VII Jawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

Yogyakarta –  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Era Revolusi Industri 4.0 berkembang dengan sangat pesat dengan kompleksitas yang semakin luas. Kemajuan ini mempengaruhi aspek kehidupan, disiplin keilmuan, pendidikan, ekonomi, dunia industri, dan juga pemerintahan. Tantangan dan peluang di Era Revolusi Industri 4.0 juga menjadi perhatian bagi pendidik dan tenaga kependidikan di bidang matematika. 

Menjawab isu tersebut, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menyelenggarakan Seminar Pendidikan Matematika (SeNdiMat) VII dengan tema: “Peluang dan Tantangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0” pada tanggal 13 s.d 14 November 2019 di LPMP D.I. Yogyakarta. 

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 4.21.27 PM.jpeg
Peserta yang mengikuti kegiatan SeNdiMat VII berfoto bersama pada acara pembukaan SeNdiMat VII tanggal 13 November 2019 di LPMP D.I Yogyakarta.

Pada kegiatan SeNdiMat VII ini menghadirkan pakar di bidang teknologi pendidikan yaitu  Sumaryanta, M.Pd. dan Joko Purnomo, S.T, M.T (Widyaiswara PPPPTK Matematika), Prof. Iwan Pranoto, M.Sc., Ph. D. (Guru Besar di Institut Teknologi Bandung), serta Romi Satria Wahono, Ph. D. (Researcher and Technopreneur in Software Engineering, Enterprise Architecture and Data Mining). Laporan dari panitia penyelenggara kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd., mengatakan kegiatan SeNdiMat VII ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia baik yang lolos seleksi sebagai pemakalah dan juga non pemakalah.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Praptono, M.Ed. mewakili Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, membuka secara resmi kegiatan SeNdiMat VII dan menyampaikan harapannya kepada PPPPTK Matematika sebagai leader pengembangan dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan matematika dapat menjawab tantangan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-13 at 4.21.27 PM(1).jpeg
Kepala PPPPTK Matematika, Dr. Dra. Daswatia Astuty, M.Pd., menyerahkan cindera mata kepada Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Praptono, M.Ed.

SeNdiMat VII yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika memasuki pelaksanaan yang ke tujuh di tahun 2019. Forum akademik tahunan ini merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki PPPPTK Matematika dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di bidang matematika. (RK)

PPPPTK Matematika Tetapkan Lima Peserta Terbaik ONIP 2019

Yogyakarta – Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menetapkan lima peserta terbaik yang mengikuti lomba Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran (ONIP) Matematika yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika tanggal 4 s.d 8 November 2019 di LPMP D.I Yogyakarta. Kelima peserta terbaik berhak menerima penghargaan berupa uang pembinaan dari PPPPTK Matematika.

E:\DOWNLOADS\ONIP.jpeg
Para peserta pemenang ONIP 2019, berpoto bersama dengan Kepala Bagian Umum PPPPTK Matematika, Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd (no 8 dari kiri) dan Tim Penilai ONIP 2019.

Penetapan lima peserta terbaik tersebut dilakukan setelah 26 peserta mengikuti kegiatan Workshop Penilaian ONIP untuk mempresentasikan dan melakukan simulasi hasil karya inovasinya di hadapan Tim Penilai PPPPTK Matematika. Sebelum melakukan presentasi, peserta diberi pembekalan materi terkait pengembangan media dan persiapan seminar produk.

Adapun peserta yang berhasil menjadi juara pada ONIP 2019 adalah sebagai berikut:

NamaInstansiNama ProdukJUARA
Tony HarsenoSD Mudal BoyolaliPBL IMUT1
M. AbrorSMPN 1 Unter IwesTetris Geogebra2
SulastriSD Al Hikmah SurabayaAplikasi Pola Bilangan3
SunyotoSMA Negeri 1 KediriGame Interaktif Invers Matriks4
Agus SukamtoSDN Gadudero, Sukolilo, PatiJAKUBAR5

Dalam penilaian tersebut, seluruh peserta melewati dua tahapan yaitu Tahap Presentasi Produk Inovasi dan Tahap Simulasi Pembelajaran. Pada tahap Presentasi Produk Inovasi, peserta mempresentasikan produk inovasi yang telah dikembangkan dengan cara menunjukkan bagaimana penggunaan dan menjelaskan keunggulan produknya.

Selanjutnya dari tahap tersebut, Tim Penilai memilih 10 produk yang ditampilkan di tahap Simulasi Pembelajaran. Pada tahap ini, peserta melakukan simulasi penggunaan produk inovasinya dalam pembelajaran. Dalam tahap ini, aspek yang penjadi penilaian adalah: tujuan pembelajaran, kemudahan dalam proses pembelajaran, kebermanfaatan, dan relevansi dengan isu pendidikan matematika terkini.

E:\DOWNLOADS\WhatsApp Image 2019-11-08 at 4.26.56 PM.jpeg
Salah satu peserta ONIP 2019 sedang melakukan presentasi di hadapan Tim Penilai PPPPTK Matematika.

ONIP PPPPTK Matematika merupakan salah satu inovasi program pengembangan dan pemberdayaan PTK Matematika yang diselenggarakan oleh PPPPTK Matematika sebagai upaya untuk mendorong dan memfasilitasi pengembangan keprofesian berkelanjutan guru matematika di Indonesia. ONIP yang dirancang oleh PPPPTK Matematika diharapkan menjadi ajang bagi guru untuk berkompetisi menghasilkan karya inovasi pembelajaran yang bermanfaat. (RK)