Home » BERITA » Kunjungan Kerja BBGP DIY ke SMP Muhammadiyah Piyungan

Archives

Categories

Kunjungan Kerja BBGP DIY ke SMP Muhammadiyah Piyungan

Selasa, (19/7/2022) Tim BBGP DIY melakukan kunjungan kerja ke SMP Muhammadiyah Piyungan untuk observasi dan melihat implementasi Kurikulum Merdeka serta mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar di sekolah tersebut.

Kunjungan Kerja Tim BBGP DIY ke SMP Muhammadiyah Piyungan, Selasa (19/7/2022)

Tim BBGP DIY, diwakili oleh Koordinator Pokja Pembelajaran, Dra. Puji Iryanti, M.Sc.Ed., mengatakan sesuai dengan tugas dan fungsi yang tercantum dalam Permendikbudristek Nomor 14 Tahun 2022, maka BBGP DIY ikut mengawal implementasi kurikulum merdeka. Permilihan kunjungan kerja ke sekolah yang dipilih adalah berdasarkan data bahwa beberapa guru di sekolah tersebut telah menyelesaikan 1 topik pelatihan mandiri di Platform Merdeka Mengajar.

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Piyungan, Ismu Gus Martopo, S.Pd menjelaskan kepada Tim BBGP DIY bahwa sekolahnya telah melakukan upaya pemantapan dengan mengundang Pengawas untuk melaksanakan Bimbingan Teknis kepada gurunya terkait Kurikulum Merdeka. Selain itu dikatakannya juga guru-guru di sekolahnya sudah menginstal Platform Merdeka Mengajar meskipun demikian mereka tetap didorong dan dimotivasi untuk memanfaatkan platform tersebut.

Pengamatan pembelajaran di kelas saat Kunjungan Kerja Tim BBGP DIY di SMP Muhammadiyah Piyungan.

Diakui oleh Ismu, adanya hambatan yang dihadapi oleh guru yaitu menyeimbangkan pengaturan waktu antara kewajiban mengajar dengan kegiatan belajar mandiri. Selain itu bagi guru-guru terutama guru senior yang terbiasa bekerja menggunakan format yang tersedia, sehingga kadangkala menyusun perangkat ajar menjadi hambatan.

Saat ini praktik baik bagi siswa yang sudah berjalan di SMP Muhammadiyah Piyungan menurut Ismu adalah pembiasaan salat dhuha. Hal ini sejalan dengan visi sekolah yaitu mewujudkan siswa berakhlak mulia dan cerdas. Jadi, yang diutamakan adalah pembentukan akhlak mulia melalui salat dhuha berjamaah, salat duhur berjamaah, dan membaca Al Quran. Namun masih ada tantangan yang dihadapi yaitu input siswa yang masuk masih banyak yang belum lulus iqra. (RK)