Home » BERITA » Umum » Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati Bandung Belajar di PPPPTK Matematika

Archives

Categories

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati Bandung Belajar di PPPPTK Matematika

Yogyakarta- (19/03/2018) Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika menjadi tempat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Jati Bandung yang diikuti 108 peserta mahasiswa dan 12 dosen pendamping.

E:\Cahyo 2019\Web 2019\Berita bimtek\Foto\32. DSC_0105.JPG
Kepala Bidang Fasilitasi dan Peningkatan Kompetensi, Dra. Puji Iryanti, M.Sc. Ed (berbaju merah) memberikan sambutan pada pembukaan Bimtek Mahasiswa Prodi Pendidan Matematika Fakultas Tarbiah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Jati Bandung di Ruang Pleno PPPPTK Matematika

Kedatangan mahasiswa Program Studi Tarbiah dan Pendidikan Matematika UIN Sunan Gunung Jati Bandung diterima secara langsung oleh Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi PPPPTK Matematika, Dra. Puji Iryanti, M.Sc.Ed., di Ruang Pleno PPPPTK Matematika

“Di era Revolusi 4.0 kita harus menyiapkan diri lebih jauh lagi terutama dalam pendidikan matematika” ujar Puji Iryanti pada pembukaan Bimtek. Selanjutnya beliau juga menyampaikan  tugas pokok dan fungsi PPPPTK Matematika dan PPPPTK lain.

Saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang melaksanakan program pengiriman guru ke luar negeri. Salah satu tujuannya adalah untuk hadapi tantangan revolusi 4.0. Hal ini dilatarbelakangi fakta bahwa skor nilai Indonesia pada Programme for International Student Assessment (PISA), tertinggal dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Tahun 2019 ini PPPPTK Matematika dipercaya oleh Kemendikbud untuk pengiriman guru matematika ke negara Korea sebanyak 17 orang dan Malaysia sebanyak 23 orang.

Sebelumya Kepala Program Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiah dan Keguruan UIN Sunan Guning Jari Bandung, Dra. Juwariah, M.Pd., menyampaikan kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan yang diikuti mahasiswa semester 4.  Di era revolusi 4.0 dituntut pembelajaran Higher Order Thingking Skills (HOTS) sehingga para calon guru dalam hal ini mahasiswa dapat improvisasi dan kreatif dengan menggunakan media pembelajaran matematika. (CS)


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *